Idul Adha 2026
Dispertan Temukan Cacing Hati pada Dua Ekor Sapi Kurban di Karanganyar, Ingatkan Jangan Konsumsi
Dua sapi kurban di Karanganyar ditemukan cacing hati, warga diminta tidak konsumsi daging.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Putradi Pamungkas
Ringkasan Berita:
- Dua sapi kurban di Karanganyar ditemukan mengandung cacing hati saat pemeriksaan Idul Adha 2026 oleh Dispertan PP.
- Temuan cacing hati terjadi di Matesih dan Kelurahan Cangakan usai pengecekan 29 hewan kurban selama dua hari.
- Warga diminta tidak mengonsumsi atau mendistribusikan daging terinfeksi karena berisiko menyebabkan mual, diare, hingga gatal-gatal.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Dua ekor sapi kurban di Kabupaten Karanganyar ditemukan mengandung cacing hati usai disembelih saat perayaan Idul Adha 1447 H/2026 M.
Temuan tersebut membuat Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertan PP) Karanganyar mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi maupun mendistribusikan daging hewan tersebut.
Medik Veteriner Dispertan PP Karanganyar, Fathurrahman, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan di 29 titik penyembelihan hewan kurban selama dua hari, Rabu hingga Kamis (27-28/5/2026).
"Kami sudah mengecek sebanyak 29 ekor hewan kurban, hari ini ada 20 ekor dan 9 ekor di hari kedua," kata Fathurrahman, Kamis (28/5/2026).
Dua Sapi Kurban Ditemukan Cacing Hati
Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas menemukan dua ekor sapi yang organ hatinya terinfeksi cacing.
Temuan pertama berada di Desa Ngadiluwih, Kecamatan Matesih, sedangkan satu lainnya ditemukan di Kelurahan Cangakan, Kecamatan Karanganyar.
"Dalam dua hari, kami menemukan dua ekor sapi yang ada cacing hatinya, masing-masing kemarin dan hari ini," ucap Fathurrahman.
Menurutnya, sapi yang terinfeksi cacing hati secara kasatmata masih terlihat sehat sehingga sulit dikenali tanpa pemeriksaan organ dalam setelah penyembelihan.
"Yang ditemukan cacing langsung kami minta tidak dikonsumsi dan dikubur, kalau kondisi kasatmata terlihat sehat, karena ditemukan cacing di hati 1/3 maupun 1/4 itu tidak menunjukkan gejala sakit, namun tetap tidak boleh dikonsumsi, karena tidak layak, sehingga dikuburkan," kata dia.
Baca juga: Temuan Cacing Hati Hewan Kurban di Wonogiri, Dinas Pertanian Pastikan Daging Masih Aman Dikonsumsi
Dispertan PP Minta Daging Tidak Didistribusikan
Dispertan PP Karanganyar meminta panitia kurban dan masyarakat tidak mendistribusikan bagian hewan yang ditemukan cacing hati.
Petugas juga mengarahkan agar organ maupun bagian hewan yang terindikasi terinfeksi segera dikubur demi mencegah risiko kesehatan.
Fathurrahman menjelaskan, konsumsi daging dari hewan yang terinfeksi cacing hati berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi warga dengan kondisi tubuh yang sedang tidak fit.
"Apabila nekat dikomsusi, mual muntah, diare, kulit gatal-gatal, bagi yang daya tubuhnya sedang tidak fit," pungkas dia.
(*)
| Idul Adha di Solo Raya Banyak Warga Konsumsi Daging Kambing-Sapi, Makan ini untuk Turunkan Kolestrol |
|
|---|
| Idul Adha 2026, Jasa Giling Daging Kurban di Sukoharjo Sepi, Permintaan Turun hingga 50 Persen |
|
|---|
| Hendak Disembelih, Seekor Sapi di Laban Sukoharjo Ngamuk, Lepas ke Jalan hingga Terperosok ke Parit |
|
|---|
| Temuan Cacing Hati Hewan Kurban di Wonogiri, Dinas Pertanian Pastikan Daging Masih Aman Dikonsumsi |
|
|---|
| Biasanya Panen Cuan saat Idul Adha, Jasa Penggilingan Daging Kurban di Sukoharjo Mendadak Sepi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Petugas-Medik-Veteriner-Dispertan-PP-Karanganyar-menemukan-cacing-pada-hati-dua-ekor.jpg)