Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Sragen Terbaru

Nasib 8 Calon Siswa SMAN 1 Gondang yang Akunnya Dihack : Sudah Dikembalikan ke Daftar Siswa Baru

Nafas lega akhirnya dihirup 8 siswa yang mendaftar SMA 1 Gondang, Sragen via PPDB. Mereka kini sudah terdaftar disana meski akunnya sempat dihack

TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Marno menunjukkan tangkapan layar riwayat digital yang membuktikan akun PPDB tingkat SMA anaknya diretas saat ditemui TribunSolo.com, Senin (4/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Delapan siswa lulusan SMP yang akun Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)-nya sempat hilang dari daftar SMAN 1 Gondang, Kabupaten Sragen, kini bisa bernafas lega.

Mereka sempat kelimpungan karena akunnya diduga diretas oleh pihak tak bertanggung jawab.

Baca juga: 8 Akun PPDB Calon Siswa SMAN 1 Gondang Diduga Dihack, DPRD Sragen : Ada Indikasi Kejahatan

Baca juga: PMK di Sragen Tembus Seribu Kasus, Penutupan Pasar Hewan Kembali Diperpanjang hingga 10 Juli 2022

Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan VI Sunarno mengatakan nama delapan siswa tersebut saat ini sudah dimasukkan ke daftar peserta didik baru di SMAN 1 Gondang, Kabupaten Sragen.

"Sudah mendapatkan perintah dari dinas provinsi karena itu normatifnya masuk, kita meminta untuk memasukan 8 peserta PPDB yang hilang dari daftar dimasukan ke daftar siswa baru SMAN 1 Gondang," ucap Sunarno kepada TribunSolo.com, Selasa (5/7/2022).

Sunarno mengatakan delapan orang tersebut kini tidak lagi terancam kehilangan kesempatan bersekolah di SMAN 1 Gondang.

Baca juga: Kasus Akun PPDB Siswa SMA Sragen Kena Hack, Satu Jam Sebelum Tutup Tiba-tiba Pindah Sekolah

Baca juga: Warga Sragen Meninggal Sujud Tapi Kepala Masuk ke Ember, Keluarga Minta Polisi Bongkar Makam

Di sisi lain, Sunarno telah memberikan masukan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di tingkat provinsi untuk memperketat sistem keamanan agar lebih kuat.

"Kita minta ke PPDB tahun depan keamanan lebih diperketat, seperti setelah peserta PPDB mendapatkan akunnya, wajib diganti paswordnya, agar tidak terjadi peretasan akun," ucap Sunarno.

Kejadian tersebut merupakan hal pertama kali terjadi dalam PPDB SMA 2022/2023 di Jawa Tengah.

Ia pun berharap tidak terjadi peristiwa serupa di PPDB online kedepannya.

"Kasus ini pertama kali terjadi, dan kami berharap di tahun depan tidak terjadi kejadian seperti ini lagi," pungkasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved