Viral
Viral Cacing Berwarna Merah di Babat Sapi, Apa Masih Aman Dikonsumsi? Ini Kata Dokter
Cacing berwarna merah yang ada di babat sapi merupakan cacing parasit yang bernama Paramphistomum.
Penulis: Reza Dwi Wijayanti | Editor: Rifatun Nadhiroh
"Lalu larva cacing keluar dari siput dan menempel di rumput, ketika rumput dengan kista cacing dimakan sapi, maka sapi terinfeksi," jelasnya dikutip dari Kompas.com, Kamis (14/7/2022).
Meski begitu, keberadaan cacing tersebut tidak membahayakan kesehatan sapi.
Apa masih boleh di makan?
Babat yang ditempeli cacing parasit atau Paramphistomum ternyata masih bisa dimakan.
Alasannya, kata Aji, infeksi cacing Paramphistomum tidak menular kepada manusia, sehingga tidak berisiko zoonosis.
"Jadi untuk masyarakat tidak perlu cemas, tidak ada resiko kesehatan," ungkapnya.
Baca juga: Teka-teki Nomor 024 di Tubuh Sapi Kurban Anies Baswedan, Kebetulan atau Kode Pilpres 2024?
Baca juga: Hendak Disembelih, Sapi Kurban di Masjid Mojosongo Solo Mati Tercebur Sumur
Namun, Aji menyarankan agar babat yang ditempeli cacing dibersihkan sampai benar-benar bersih.
"Jadi setelah dibersihkan, babat sudah layak konsumsi," pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/iiu1472022.jpg)