Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Boyolali Terbaru

Senangnya Murid Sekolah Swasta di Boyolali, Dapat Materi 'Daging' dari Doses IPB : Anugrah Bagi Kami

Program Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) yang dilaksanakan Institut Pertanian Bogor (IPB) menyasar SMK Bhenika Karya (BK) 5 Teras, Boyolali.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Tri Widodo
Salah satu Dosen dari IPB memberikan materi Miktotik jaringam internet GNS3 kepada Siswa SMK BK 5 Teras Boyolali, Selasa (27/7/2022) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com,  Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Program Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) yang dilaksanakan Institut Pertanian Bogor (IPB) menyasar SMK Bhenika Karya (BK) 5 Teras, Boyolali.

Dengan program ini, Dosen IPB  yang rumahnya Boyolali dengan didampingi tim pendamping  memberikan ilmu pengetahuan kepada siswa dan guru SMK BK 5 Teras.

Kepala SMK BK 5 Teras Boyolali Deni Prihasanti mengaku program ini pun seakan menjadi angin segar bagi sekolah.

Sebab, siswa dan guru mendapatkan fasilitas pengetahuan baru. 

Bagi siswa kelas XI XII, mendapatkan pelatihan mikrotik GNS3 yang berguna nantinya. 

Baca juga: Ada Fenomena Sekolah Kelebihan & Kekurangan Guru di Boyolali: Guru SD-SMP Negeri Siap-siap Dipindah

Baca juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 38 Dibuka, Belum Diketahui Berapa Warga Boyolali yang Daftar

Termasuk saat ujian sekolah. Sedangkan guru mendapatkan workshop pembelajaran. 

"Maka guru bisa evaluasi apakah pembelajaran sudah sesuai belum. Saya berharap program ini tidak hanya sekali dan bisa berkelanjutan. Karena program ini menjadi satu anugrah bagi kami," terangnya kepada TribunSolo.com, Rabu (27/7/2022).

Anggota Tim Dosen Pulkam Pengambdian Masyarakat IPB, Uding Sastrawan, mengatakan, program ini bertujuan untuk pengabdian IPB

Program pengabdian ini dengan melibatkan multidisiplin ilmu dan program studi. 

"Dalam program ini dari berbagai multidisiplin prodi. Saya dari manajemen agribisnis, ada yang dari teknik komputer dan manajemen informatika," jelas dia.

"Dengan ke lapangan langsung, kami bisa melihat potensi daerah yang ada dan dikembangkan. Seperti sekarang yang ramaikan teknologi informatika," tambahnya. 

Program ini juga mengusung project based learning. 

Yakni dengan mendekatkan kurikulum dengan dunia industri (DUDI). 

"Salah satu yang kami sampaikan tentang Miktotik jaringam internet GNS3. Yakni pelatihan jaringan komputer berbasis virtual laboratorium dengan graphical network simulator 3 (GNS3)," katanya. 

Dia berharap, program ini bisa dilanjutkan.

"Sehingga bisa dilanjutkan dengan membentuk teaching factory serta menghadirkan atmosfer industri di sekolah," pungkasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved