Berita Internasional
KFC di China Mulai Jualan Ceker Ayam Gara-gara Inflasi
Alasan perubahan ini adalah karena adanya inflasi yang membuat harga-harga tinggi, terutama minyak goreng.
Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUNSOLO.COM - KFC China mengumumkan bahwa restorannya sekarang telah menambahkan ceker ayam ke dalam menunya.
Selama ini, pelanggan KFC China bertanya-tanya mengapa restoran cepat saji tersebut tidak menjual ceker ayam.
Pasalnya, ceker ayam merupakan makanan yang banyak digemari di negara tersebut.
Akhirnya kini KFC China menjual ceker ayam karena juga penyebab adanya inflasi.
Baca juga: Komedian Senior Eddy Gombloh Wafat di Usia 80 Tahun, Dimakamkan Satu Liang Lahat dengan Putranya
"Saya dapat melaporkan kembali bahwa untuk tahun ini, untuk 2022, kami akhirnya menjual ceker ayam," kata CEO Yum China ( YUMC ) Joey Wat, Senin (1/8/2022), dikutip dari CNN.
Alasan perubahan ini adalah karena adanya inflasi yang membuat harga-harga tinggi, terutama minyak goreng.
Wat mengatakan penambahan tersebut merupakan bagian dari upaya yang lebih luas oleh rantai untuk meningkatkan efisiensi dan menggunakan lebih banyak bahan-bahannya, yang juga telah melihat KFC memperkenalkan penawaran seperti ujung sayap ayam ke menunya.
Baca juga: 4.200 Sambal Ludes Dalam 5 Menit, Dibagikan Gratis ke Warga di Solo Indonesia Culinary Festival 2022
Lonjakan harga minyak dan makanan telah secara signifikan meningkatkan biaya untuk bisnis.
"Kami berusaha menyerap kenaikan harga komoditas ini, dengan... pemanfaatan ayam sepenuhnya," kata Wat sambil tertawa.
Itu berarti menggunakan setiap bagian ayam, "Kecuali bulunya, kurasa."
Yum China muncul dari apa yang disebut Wat sebagai kuartal terberat yang pernah ada.
Perusahaan yang berbasis di Shanghai ini memiliki jaringan KFC, Pizza Hut, dan Taco Bell di China, di mana penguncian Covid-19 baru-baru ini memengaruhi ratusan juta orang, membuat banyak orang di rumah selama berminggu-minggu.
Baca juga: Marshanda Buat Pengakuan Lagi, Ternyata Ia Sempat Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa RSJ Gara-gara Temannya
Dari April hingga Juni, Yum China mengatakan bahwa penjualan di lokasi yang dibuka setidaknya selama satu tahun turun 16 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Itu bisa menjadi lebih buruk.
"(Meskipun) kuartal kedua adalah yang paling menantang hingga saat ini," kata Wat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/KFC-China.jpg)