Konser Dream Theater di Solo
Oleh-oleh Gibran untuk Personel Dream Theater usai Manggung di Solo : Masing-masing Dapat Keris
Para personel Dream Theater kedapatan menerima keris dari Wali Kota Solo Gibran Rakabuming. Keris itu disebut sebagai cinderamata & ucapan terimakasih
Penulis: Tara Wahyu Nor Vitriani | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
"Laris, bagus-bagus," ujarnya.
Gibran berencana langsung pulang selepas konser Dream Theater usai.
"Setelah ini pulang," katanya.
Gibran melempar sinyal akan ada event-event besar ke depan selepas konser Dream Theater.
Namun, dia masih enggan membocorkan event apa yang akan diselenggarakan.
"(Pemberitahuannya) mendadak saja, tidak perlu dibocorkan," tuturnya.
Foto-foto Konser Dream Theater di Solo
Aksi Dream Theater akhirnya bisa menghibur penggemarnya setelah dua tahun pandemi.
Itu terlihat saat konser 'Top of The World Tour' yang membawakan 10 lagu di area parkir A dan B Stadion Manahan Solo, Rabu (10/8/2022) malam.
Beberapa jam sebelum mulai saja, para penggemarnya dari berbagai penjuru Indonesia sudah memadati kawasan stadion tersebut.
Serunya konser John Petrucci Cs itu, menghentak para penggemarnya yang sudah rindu kehadirannya.
Bahkan sang vokalis James LaBrie, tampil garang di atas panggung.
Begitu juga dengan John Myung pada bass, Jordan Rudess pada keyboard, dan drummber mereka Mike Mangini.
Berikut rangkuman foto-foto konser Dream Theater :









Sempat Teriak 'Kota Solo'
Grup Band asal Amerika Serikat, Dream Theater sukses menghibur penonton di area parkir A dan B Stadion Manahan Solo, Rabu (10/8/2022) malam.
Lima personel Dream Theater, James Labrie sebagai vokal, John Myung pada bass, John Petrucci pada gitar, Jordan Rudess pada keyboard, dan Mike Mangini pada drum tampil prima.
Dari Informasi yang dihimpun, lagu pertama yang dibawakan adalah lagu yang meraih Grammy Award, yakni The Alien.
Disusul lagu berikutnya 6:00, Awaken The Master, Endless Sacrifice, Bridges In The Sky, Invisible Monster, About to Crash, The Ministry of Lost Souls, Avfttotw, dan ditutup dengan The Count of Tuscany.
Lagu-lagu tersebut membuat penonton yang datang dari berbagai kalangan usia bernyanyi bersama.
Tak sedikit penonton mengabadikan konser itu dengan smartphone mereka.
Disela-sela aksi panggungnya, James Labrie pun menyapa penonton yang datang.
Baca juga: Daftar Lagu Konser Dream Theater di Solo : Dari The Alien Sampai The Count of Tuscany
"Solo," teriaknya.
Sontak, penonton langsung histeris menjawab salam dari James Labrie.
"Kita bahagia sekali hari ini. Bisa ketemu fans di Indonesia," ujar James Labrie.
"Terlebih sejak terakhir datang kesini. Apakah kalian bersama kita? Selanjutnya album the top of the world Awaken," pungkas James Labrie.
Potret Lautan Manusia
Antusiasme masyarakat Indonesia menyaksikan konser Dream Theater Top of The World Tour di Solo luar biasa, Rabu (10/8/2022).
Pantauan TribunSolo.com, lautan manusia terlihat di area parkir A dan B Stadion Manahan.
Mereka berkumpul menunggu aksi dari band kebanggaan mereka.
Para penonton yang berkumpul ini sudah melalui beberapa tahap skrining seperti harus vaksin dosis 2 dan lain sebagainya.
Kemeriahan konser ini juga terlihat sehari sebelumnya, dimana banyak pedagang dadakan yang menjajakan kaus bergambar Dream Theater.
Para penonton yang hadir ini terlihat bersemangat meski berdesak-desakan.
Suara teriakan juga terdengar saat musik mulai dimainkan.
Baca juga: Ribuan Orang Nyanyikan Lagu Indonesia Raya di Pembukaan Konser Dream Theater: Dipandu Dewa Budjana
Terlihat dari para penonton ini ada yang tertib menggunakan masker dan ada juga yang terpantau tanpa memakai masker.
Sebelumnya, suasana pembukaan konser Dream Theater di Solo membuat merinding, Rabu (10/8/2022) malam.
Konser Dream Theater Top of The World Tour itu mengundang antusiasme besar dari masyarakat.
Ribuan orang yang hadir menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Pantauan TribunSolo.com, di atas panggung Gitaris Dewa Budjana memandu penonton dengan petikan gitarnya.
Semua penonton yang hadir bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya hingga suaranya menggema memenuhi kawasan Stadion Manahan.
Walaupun Solo sempat diguyur hujan, namun tidak menyurutkan semangat para penonton ini menyaksikan konser band legendaris Dream Theater.
Para penonton juga terlihat tertib dalam pembukaan tersebut, mereka sudah menunggu aksi para member Dream Theater sejak sore hari.
Sisi Unik Konser Dream Theater di Solo
Apa yang ada dalam benak Anda jika ada konser berkelas internasional seperti Dream Theater?
Selain membahas isi konser, ada serba-serbi di dalamnya.
Bukan makanan western, tetapi saat konser grup progressive metal asal Amerika Serikat itu di Stadion Manahan Solo, Rabu (10/8/2022) malam tersaji suguhan berbeda.
Ya, banyak hamparan stand-stand makanan tradisional khas Kota Solo seperti nasi liwet.
Meski pakaian para pentonton hitam-hitam dan tampak garang, mereka bak pembeli pada umumnya.
Meretak memenuhi stand-stand makanan tersebut.
Panitia menyiapkan 25 stand kuliner yang berada di dalam lokasi konser.
Setelah pintu gate dibuka, ribuan penonton yang sudah mulai berdatangan sejak siang langsung melakukan santap malam.
Tak hanya nasi liwet, ada salad, hingga warung angkringan.
Salah seorang penonton dari Bandung, Diaz, mengaku kuliner di Solo memang enak.
"Ini beli nasi liwet, memang juara nasi liwetnya di Solo," katanya kepada TribunSolo.com.
Baca juga: Jadi Syarat Masuk Konser Dream Theater di Solo, Puluhan Orang Datangi Sentra Vaksin Plaza Manahan
Baca juga: Jelang Konser Dream Theater di Solo Malam Ini, Dua Mobil Kena Gembok: Parkir di Steril Area
Dia mengaku senang, promotor bisa menempatkan kuliner has Solo ini di dalam venue, sehingga dia tidak perlu keluar masuk Stadion Manahan.
Terkait dengan konser Dream Theater sendiri, dia sudah tidak sabar menonton.
"Ya sudah gak sabar, semoga konsernya memukau," ujarnya.
Dalam konser ini, dia ingin mendengarkan lagu Dream Theater yang berjudul The Alien.
Seban lagu tersebut sukses meraih penghargaan Grammy.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka berharap agar UMKM di konser Dream Theater ini laris manis.
"Konsernya panjang, jangan sampai kelaparan, yo UMKMnya dipayoni (dilarisi)," harap dia. (*)