Aksi Solidaritas Ojol
Solo Sempat Diwarnai Demo hingga Ricuh, CFD Jalan Slamet Riyadi Tetap Digelar Minggu Pagi Besok
Wali Kota Solo, Respati Ardi, menegaskan CFD tetap dilaksanakan demi menjaga aktivitas masyarakat serta agenda rutin kota.
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Di tengah gelombang demonstrasi yang masih berlangsung, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memastikan Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Slamet Riyadi tetap akan digelar pada Minggu (31/8/2025).
Wali Kota Solo, Respati Ardi, menegaskan CFD tetap dilaksanakan demi menjaga aktivitas masyarakat serta agenda rutin kota.
Bahkan, sejumlah kegiatan besar tetap digelar di CFD.
Baca juga: Kondisi Relawan Medis Dipukuli Polisi saat Demo di Solo : Lagi Kawal Ambulans, Tiba-tiba Diserang
“CFD tetap berjalan. Ada karnaval budaya, ada 20 tamu negara dari komunitas transportasi internasional, juga hadir negara delegasi. Selain itu, ada Fun Walk PMI. Jadi kegiatan tetap normal seperti biasa,” ujar Respati Ardi, Sabtu (30/8/2025).
Diberitakan sebelumnya, sejumlah fasilitas umum tercatat mengalami kerusakan, mulai dari taman kota, pot bunga, hingga kamera pengawas (CCTV) yang ada di sekitar lokasi.
Kerusakan fasilitas umum tersebut merupakan buntut dari kerusuhan yang terjadi pada 29 Agustus 2025 malam.
Dari kerusuhan itu, Pemkot Solo melakukan pendataan Inventarisasi agar mengetahui secara pasti tingkat kerugian sekaligus langkah perbaikan ke depan.
Baca juga: Berkreasi, Belajar Menabung dan Promosi Kerajinan Bayat Lewat Hand Painting Celengan di CFD Klaten
“Total kerusakan baru kami inventarisir taman, pot, CCTV, dan lain-lain. Masih terus kami data secara rinci,” kata Respati.
Selain mendata kerusakan fasilitas umum, Pemkot Solo juga memastikan penanganan terhadap korban kericuhan yang sempat dilarikan ke rumah sakit.
Menurut Respati, korban mendapatkan perawatan intensif, baik rawat inap maupun rujukan.
“Korban tadi di rumah sakit ada berapa, nanti kami tangani dengan baik. Ada yang menginap, ada yang dirujuk. Kami beri pelayanan yang terbaik,” ujar Respati.

Saat ini Pemkot Solo tengah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menjaga kondusifitas dan mencegah kericuhan susulan.
Pembersihan puing serta perbaikan sementara sejumlah fasilitas juga sudah mulai dilakukan sejak Sabtu pagi.
Dengan adanya inventarisasi ini, pemerintah berharap perbaikan fasilitas umum dapat segera direalisasikan agar aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.
Kondisi Relawan Medis Dipukuli Polisi saat Demo di Solo : Lagi Kawal Ambulans, Tiba-tiba Diserang |
![]() |
---|
3 Tuntutan Aliansi Mahasiswa Solo Raya untuk Polri : Aparat Jangan Represif Menangani Demonstran! |
![]() |
---|
Solo Tetapkan Siaga Darurat Bencana Usai Gedung DPRD Dibakar, Waspada Potensi Kerusuhan Lanjutan |
![]() |
---|
Pengumuman : Acara Puncak Peringatan HUT ke-80 RI di Wonogiri Batal, Alasan Kondusifitas |
![]() |
---|
Aksi Damai Mahasiswa di Gladak Solo : Tabur Bunga dan Doa Bersama untuk Affan yang Dilindas Brimob |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.