Berita Solo Terbaru

Pengakuan S, Nekat Jual Beli Lahan Eks Bong Mojo Milik Pemkot Solo : Kepepet, Buat Berobat Mertua

Salah satu tersangka kasus jual beli lahan eks Bong Mojo, yakni S mengaku kepepet dalam melakukan aksinya. Dia membutuhkan biaya berobat untuk mertua

TribunSolo.com/Tara Wahyu Nor Vitriani
Dua Tersangka berinisial G (60) yang berprofesi sebagai tukang becak dan S (40) yang berprofesi sebagai juru parkir (jukir). Mereka terlibat kasus jual beli eks lahan bong mojo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tara Wahyu NV

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -Tersangka S (50) yang melakukan jual beli tanah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengaku melakukan aksi tersebut lantaran terdesak oleh himpitan biaya berobat. 

S (40) mengaku, awalnya ia menolak adanya orang yang ingin membeli tanah yang ada di kawasan eks Bong Mojo

"Saya dulu nggak menjual, ada ibu SS datang bilang mau ganti rugi atau beli. Awalnya saya menolak karena milik pemerintah," kata S dalam jumpa pers, Kamis (18/8/2022). 

Baca juga: Loyalitas Suporter Persis di Cikarang : Sambut Pemain dengan Spanduk Sugeng Rawuh, Bismillah 3 Poin!

Baca juga: Modus Tersangka Kasus Jual Beli Tanah Bong Mojo : Ganti Rugi Membersihkan Lahan 

Namun karena dalam kondisi terdesak dan membutuhkan uang, S akhirnya kembali menemui SS untuk melakukan transaksi jual beli tanah. 

Disebutkan S, uang tersebut digunakan untuk berobat mertuanya yang sakit.

"Awalnya saya menolak, awal-awal. Tapi karena ibu mertua saya sakit, saya menghubungi ibu itu tadi, (biayanya) untuk berobat," ucapnya. 

S menceritakan, awalnya ia bermain ke rumah salah satu temannya yang berada di kawasan Bong Mojo

Mengetahui rumah tersebut masih dalam pembangunan, S membantu memasang atap dan bata. 

"Kita kan menjual karena disitu ngresiki babati gaweke dalan, lha cuman itu," ujarnya. 

Dari hasil itu, ia bisa mendapat uang sebesar Rp 8.250.000.

"Itu sudah saya bersihke dan saya kasih cakar ayam, iya jasa bersihnya," ucapnya. 

Baca juga: Tukang Becak dan Jukir Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Jual Beli Eks Makam Bong Mojo

Sementara itu, Wakapolresta Surakarta, AKBP Gatot Yulianto mengatakan ada 13 saksi yang diperiksa. 

"Penyidik ini kita masih mendalami dua tersangka ini, nanti kita kembangkan di SHP di 71 maupun 62. Kita akan lakukan penyelidikan dan pemeriksaan ke semua yang terlibat," jelasnya. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved