Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Internasional

Seorang Pemuda Tak Sengaja Potong Sarang Lebah Mematikan, Disengat Ribuan Kali Kemudian Alami Koma

Austin mengalami koma pada Selasa (30/8/2022) malam setelah dia secara tidak sengaja memotong sarang lebah.

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
MEAWW
Austin Bellamy 

TRIBUNSOLO.COM - Seorang pemuda berusa 20 tahun, di Ohio Amerika Serikat, kini harus menggunakan alat bantu hidup setelah disengat lebah ribuan kali.

Pemuda itu disebutkan bernama Austin Bellamy.

Austin mengalami koma pada Selasa (30/8/2022) malam setelah dia secara tidak sengaja memotong sarang lebah.

Diketahui, saat itu ia membantu untuk memangkas pohon.

"Bellamy dirawat di rumah sakit menggunakan ventilator," kata sang Ibu, Shawna Carter.

Baca juga: Magang di Jepang, WNI Usia 22 Tahun Asal Jawa Tengah Nekat Akhiri Hidup, Jenazah Dipulangkan Besok

Austin Bellamy
Austin Bellamy 

Karena keluarga tak dapat menutupi biaya perawatan korban, meraka pun kemudian mengumumkan penggalangan dana.

Diceritakan, pada pekan lalu, Austin sedang memangkas cabang-cabang pohon lemon ketika dia secara tidak sengaja memotong sarang lebah pembunuh Afrika.

Alhasil, ia pun langsung disengat lebih dari 20.000 kali.

Parahnya lagi, ia juga sampai menelan 30 lebah.

Tak hanya berdiam diri dan pasrah saat disengat lebah, ia juga sebenarnya sudah meminta tolong kepada orang-orang di sekitar, tetapi tak ada yang membantunya.

Baca juga: Miracle in Cell No 7 Versi Indonesia Bikin Produser Kim Min ki Terkesan: Sejauh ini yang Terbaik

"Saat memotong cabang, segerombolan lebah tiba-tiba keluar.

Anak saya berteriak 'Tolong! Tolong! saya! Tolong!'

Tapi tidak ada yang membantunya," papar Shawna dikutip dari Kosmo, Jumat (2/9/2022).

Saat itu, posisi keluarga yang ada di sana dan turut menyaksikan, tidak bisa membantu menyelamatkan.

Sebab, mereka juga diserang kawanan lebah itu.

Carter, yang tidak berada di tempat kejadian, pingsan setelah diberitahu tentang hal itu melalui telepon.

Karena menelan sekitar 30 lebah, dokter membutuhkan waktu lebih dari satu hari untuk mengangkat dari tubuh Austin.

Baca juga: Viral Balita Usia 4 Tahun di Madura Disebut Bertunangan, Sosiolog Berikan Tanggapan

"Butuh waktu hingga Minggu (terakhir) untuk mengeluarkan semua lebah dari tubuh korban," tandas Carter.

Beruntungnya, dokter meyakini kalau ia bisa sembuh total.

Sebagai informasi, lebah pembunuh Afrika juga dikebal sebagai lebah madu Afrikanisasi.

Di mana, lebah tersebut adalah yang paling produktif di antara jenis lebah madu lain.

Lebah madu Afrikanisasi (Africanized honey bees) adalah jenis lebah hibrida yang dihasilkan dari perkawinan silang antara lebah Afrika, dengan lebah madu Eropa. (*)

(TribunStyle.com/ Vidya Audina Gesty Arinda)

Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved