Kuliner Solo

Gendar Pecel Mbok Samini di Boyolali : Gendarnya Lembut di Lidah Tanpa Pengawet, 3 Jam Sudah Ludes

Puli kecer atau gendar pecel meruapakan salah satu makanan tradisional khas Jawa yang banyak dijumpai di berbagai daerah, seperti Boyolali. 

Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Tri Widodo
Gendar pecel yang disajikan di Warung Mbok Samini di pinggir Jalan Boyolali-Tlatar, tepatnya di wilayah Karanggeneng, Senin (12/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Puli kecer atau gendar pecel salah satu makanan tradisional khas Jawa. 

Kuliner yang memadukan antara gendar dan aneka sayuran rebus kemudian disiram dengan sambal kacang itu, gampang dijumpai di Kabupaten Boyolali. 

Salah satunya di Warung Mbok Samini di Karanggeneng.

Gendar pecel yang sehat itu, sama sekali tak pakai bahan berbahaya seperti bleng atau boraks.

Gendar pecel yang disajikan di Warung Mbok Samini di pinggir Jalan Boyolali-Tlatar, tepatnya di wilayah Karanggeneng, Senin (12/9/2022). Beberapa jam buka lapak, jualan ludes.
Gendar pecel yang disajikan di Warung Mbok Samini di pinggir Jalan Boyolali-Tlatar, tepatnya di wilayah Karanggeneng, Senin (12/9/2022). Beberapa jam buka lapak, jualan ludes. (TribunSolo.com/Tri Widodo)

Sebuah warung kecil di teras yang menyatu dengan rumah. 

Agar tetap kenyal, gendar yang ada di warung sederhana di jalan Boyolali menuju obyek Wisata Tlatar ini menggunakan tepung kanji dan beras ketan. 

Gendarnya pulen, kenyal dan lembut.

Kelezatan gendar pecel inipun sangat terasa dengan perpaduan sambal kacang. 

Rasa gurih, pedas, asin dan manis dari setiap santapan gendar pecel ini saling beradu di lidah. 

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved