Berita Internasional

Raja Charles III Diketahui Mendukung Umat Muslim, Pernah Belajar Bahasa Arab Agar Bisa Baca Al Quran

Raja Charles III disebutkan punya ketertarikan dengan Islam, dan pernah mencoba belajar bahasa Arab supaya bisa membaca Al-Qur'an

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Kolase Tribun Sumsel
Raja Charles III 

TRIBUNSOLO.COM - Raja Charles III tak lagi bisa memberikan opininya secara bebas setelah menggantikan sang Ibu, Ratu Elizabeth II.

Namun, satu yang perlu diingat, ia diketahui punya pandangannya sendiri soal Islam.

Ia memberikan dukungannya kepada umat muslim dunia.

Baca juga: Raja Charles III Dianggap Kurang Bisa Menjaga Emosi, Pernah Kesal Gara-gara Tinta Pena

"Islam adalah penjaga salah satu warisan terbesar dari kebijaksanaan dan pengetahuan spiritual yang tersedia bagi umat manusia," katanya saat masih menjadi pangeran dalam pidato tentang Islam dan lingkungan di Oxford University tahun 2010.

Raja Charles III disebutkan punya ketertarikan dengan Islam, dan pernah mencoba belajar bahasa Arab supaya bisa membaca Al-Qur'an, seperti yang terungkap dalam buku berjudul 'Charles At Seventy: Thoughts, Hopes and Dreams'.

Sebagai anggota pelindung Pusat Studi Islam Oxford University, ia juga pernah berpidato soal hubungan dunia Islam dan Barat pada tahun 1993.

Charles, saat masih menjadi pangeran, mengunjungi Masjid Al-Azhar di Kairo, Mesir, pada November 2021. (Reuters)
Charles, saat masih menjadi pangeran, mengunjungi Masjid Al-Azhar di Kairo, Mesir, pada November 2021. (Reuters)

Baca juga: Papua Nugini Umumkan Raja Charles III Sebagai Kepala Negara Baru

"Saya percaya dengan sepenuh hati, hubungan antara dua dunia ini kini menjadi lebih penting daripada sebelumnya, karena tingkat kesalahpahaman antara dunia Islam dan Barat sangat tinggi," katanya.

"Kebutuhan keduanya untuk hidup dan bekerja sama di dunia, yang semakin saling bergantung satu sama lain, tidaklah pernah sebesar ini," ujarnya.

Pada tahun 2020, Raja Charles III mengunjungi Palestina untuk pertama kalinya, dan menunjukkan dukungannya kepada warga Palestina agar mereka bisa "bebas, mendapat keadilan dan kesetaraan."

Dia juga pernah secara terbuka menyampaikan ketidaksetujuannya dengan larangan penggunaan burqa di Eropa.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved