Berita Sukoharjo Terbaru

Saat Developer di Solo Raya Keluhkan Perizinan Bikin Perumahan Tersendat, Berbulan-Bulan Tak Keluar

Developer Solo Raya berkeluh kesah gara-gara perizinan melalui SIMBG (Sistem Informasi Bangunan Gedung) yang tidak kunjung keluar. 

TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
Penyematan kartu peserta pada saat Bimbingan Teknis Perizinan Berusaha di Hotel Brother Solo Baru, Rabu (21/9/2022). Acara dihadiri Ketua Paguyuban Developer Solo Raya, Oma Nuryanto dan Ketua DPRD Sukoharjo, Wawan Pribadi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Developer Solo Raya berkeluh kesah gara-gara perizinan melalui SIMBG (Sistem Informasi Bangunan Gedung) yang tidak kunjung keluar. 

Ketua Paguyuban Developer Solo Raya, Oma Nuryanto, masalah itu karena sistem baru yang diterapkan sejak UU Cipta Kerja disahkan.

SIMBG merupakan sistem elektronik berbasis web yang digunakan untuk melaksanakan proses penyelenggaraan berbagai perizinan disertai dengan informasi terkait penyelenggaraan bangunan gedung.

Sistem ini digunakan salah satunya untuk mengurus PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) sebagai pengganti IMB (Izin Mendirikan Bangunan).

"Kendala perizinan SIMBG jadi momok kita semua. SIMBG sangat menghambat. Saya sendiri 6 bulan belum clear," terang dia saat Bimbingan Teknis Perizinan Berusaha di Hotel Brother Solo Baru, Rabu (21/9/2022).

Ia mengaku diminta merevisi dokumen berkali-kali namun belum juga dinyatakan lengkap.

"Dinas terkait tidak ada aturan baku syaratnya apa," aku dia.

"Setelah revisi terus menerus," jelasnya.

Menurutnya, hal ini akan berdampak para perekonomian, sebab, dengan terhambatnya perijinan, perbankan juga tidak mau mengeluarkan dananya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved