Berita Solo Terbaru

Harga BBM Naik, Empon-empon Justru Ramai-ramai Turun Harga, Ketakutan Ditinggal Pembeli Jadi Faktor

Harga empon-empon justru terjun bebas. Harganya seolah tak terdampak kenaikan harga kenaikan BBM seperti beberapa bahan pokok lainnya

Tribunsolo.com/Ahmad Syarifudin
Parmi (59), salah satu pedagang empon-empon saat melayani pembeli di Pasar Legi Solo, Kamis (22/9/2022). Harga empon-empon justru semakin menurun di tengah kenaikan harga BBM. 

Begitu juga dengan harga sayuran. Salah satu pedagang, Tin (43) mengaku harga sayuran tidak terpengaruh kenaikan BBM.

Seperti wortel di kisaran Rp14.000.

"Sayuran tidak terlalu banyak terpengaruh," tuturnya.

Harga Cabai Tembus Rp60 ribu/kg di Boyolali

Meroketnya harga cabai di Boyolali ternyata tak lepas dari tangan petani setempat.

Petani lebih memilih menanam tembakau, sehingga mereka belum bisa memanen cabai untuk saat ini. 

Alias tak memiliki pasokan cabai untuk dijual.

Hal ini dibenarkan Woko petani di Cepogo.

Woko mengatakan kenaikan harga cabai ini karena banyak petani di lereng Merapi Merbabu yang tak banyak menanam cabai.

"Sebagian besar menanam tembakau. Dan ini baru saja panen, petani kemudian baru menanam cabai lagi," kata Woko, kepada TribunSolo.com, Selasa (20/9/2022).

Petani lain di Cepogo, yakni Susanto juga memiliki pendapat senada.

Mulai berkurangnya pasokan dari petani menjadikan harga cabai ini kembali meningkat.

Di Pasar Boyolali Kota harga cabai rawit merah menemus Rp 60 ribu/kg atau naik Rp 20 ribu.

Tingginya harga itu mengingat pasokan dari petani sudah mulai berkurang dan harganya juga sudah tinggi.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved