Penyaluran BSU Rp 600 Ribu

Nasib Pekerja yang Tidak Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Gigit Jari Tak Kebagian BSU Rp600 Ribu

Menaker Ida Fauziyah mengimbau agar para pengusaha mendaftarkan para pekerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
WARTAKOTA.tribunnews.com/Nur Ichsan
Ilustrasi uang BSU Rp 600 ribu. Simak cara mengecek apakah Anda termasuk penerima atau bukan. 

TRIBUNSOLO.COM -- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menjawab soal pertanyaan, apakah pekerja yang tidak terdaftar sebagai peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek) atau BPJS Ketenagakerjaan bisa mendapat Bantuan Subsidi Upah (BSU).

Menaker Ida Fauziyah menyebut, pekerja tak ikut kepesertaan BPJSTK tidak bisa mendapat BSU pemerintah.

Oleh karenanya, Ida Fauziyah mengimbau agar para pengusaha mendaftarkan para pekerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek.

Baca juga: Solusi Jika BSU Rp 600.000 Gagal Tersalurkan Karena Rekening Bermasalah, Segera Lakukan Ini

"Jika para pekerja tidak diikutkan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan, berarti tidak ada jalan untuk mendapatkan BSU 2022," katanya dikutip melalui siaran pers Kemenaker, Senin (26/9/2022).

Dirinya juga mengatakan, untuk menerima BSU, pekerja harus memenuhi syarat selain menjadi peserta aktif program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan Juli 2022.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah. (TribunNews)

Kemudian, penerima BSU merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan kepemilikan NIK.

Syarat lainnya adalah memiliki gaji/upah paling banyak sebesar Rp 3,5 juta, diprioritaskan bagi pekerja/buruh yang belum menerima program Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan, atau Bantuan Presiden (Banpres) Produktif untuk usaha mikro pada tahun berjalan, dan dikecualikan untuk PNS dan TNI/Polri.

"Untuk BSU 2022 ini berlaku nasional (seluruh Indonesia). Syarat-syarat itu diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 10 Tahun 2022," kata Ida.

Baca juga: Solusi Jika BSU Rp 600.000 Gagal Tersalurkan Karena Rekening Bermasalah, Segera Lakukan Ini

Adapun menurut Ida, subsidi gaji sebesar Rp 600.000 ini diberikan untuk meringankan para pekerja/buruh dalam memenuhi keperluan sehari-hari sebagai akibat dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"BSU ini adalah pengalihan subsidi BBM yang diterima langsung oleh para pekerja/buruh. Mudah-mudahan BSU ini memberikan manfaat yang besar untuk para pekerja/buruh di Indonesia," jelasnya.

Target penerima BSU 2022 yakni sejumlah 14.639.675 pekerja/buruh dengan total anggaran Rp 8.804.969.750.000. 

Soal penyaluran subsidi gaji, khusus untuk wilayah Sulawesi Tenggara sudah tersalurkan kepada 19.286 pekerja/buruh.

Dapat Tanda Lolos Verifikasi dari BPJS Belum Tentu BSU Pasti Cair, Ini Penjelasannya

Hingga saat ini, BSU atau Bantuan Subsidi Upah sudah mulai disalurkan ke rekening jutaan pekerja. 

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved