Berita Sragen Terbaru

Kebakaran di Purmukiman Padat di Sragen, Warga Sempat Geger, Beruntung Api Tak Melumat Rumah Lain

Api muncul saat Kamsiah (67) sang istri tengah memasak di dapur menggunakan tungku, kemudian meninggalkannnya.

Tayang:
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Dok : Damkar Sragen
Mobil Damkar Sragen berjajar memasuki perumahan padat di Kelurahan Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Rabu (28/9/2022). Beruntung tak ada korban jiwa meski membuat geger warga. 

Menurutnya, api diduga berasal dari bara pembakaran tungku kayu tidak mati sempurna.

"Karena itulah mengakibatkan api menyala kembali dan merembet ke tumpukan kayu yang berada di dekat tungku tersebut," jelas dia.

Ludes Dilahap Si Jago Merah

Sebuah rumah tinggal yang berada di wilayah Wotgaleh RT 2/9, Kabupaten Sukoharjo ludes terbakar pada Rabu (28/9/2022).

Kepala Bidang Damkar Satpol PP Sukoharjo, Margono, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada pagi hari.

"Pemilik rumah bernama Sumidi, saat itu rumah dalam keadaan kosong," kata dia, kepada TribunSolo.com.

Menurutnya, kebakaran itu diketahui terjadi saat rumah kosong.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh tetangga yang tinggal di depan lokasi kejadian.

Saat itu, saksi melihat kepulan asap hitam yang membumbung tinggi diatas rumah. Hal tersebut kemudian dilaporkan ke Damkar Sukoharjo.

Dalam proses pemadaman api itu, kata dia, pihaknya menerjunkan dua unit armada gajah merah dengan tujuh personel.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kerugian ditaksir Rp 150 juta. Untuk penyebab kebakaran dalam penyelidikan," jelasnya.

Baca juga: Bukan Suntikan, Inilah Aksi Petugas Medis Pegang APAR, Latihan Hadapi Kebakaran di RSUD Karanganyar

Baca juga: Maraknya Kebakaran di Sragen Sepekan Terakhir, 5 Lokasi Dilalap Api : Simak Tips Cegah Kebakaran

Akibat dari kebakaran itu, bagian rumah yang terbuat dari kayu terbakar.

Hanya menyisakan tembok rumah yang sedikit hangus karena api.

"Terselamatkan juga uang tunai sekitar kurang lebih Rp 5 juta," imbuh dia.

Atas peristiwa itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan utamanya di kondisi cuaca yang berubah-ubah seperti saat ini.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved