Berita Solo Terbaru
Didorong Melapor, Gibran Jamin Privasi dan Keamanan Korban Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis UNS
Korban dugaan pelecehan seksual sesama jenis di UNS diharapkan melapor secara resmi. Hal ini agar pihak terkait bisa segera bergerak.
Penulis: Tara Wahyu Nor Vitriani | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tara Wahyu NV
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Korban dugaan pelecehan seksual sesama jenis UNS diminta untuk melapor secara resmi.
Hal ini untuk mendapatkan perlindungan, dan agar pihak terkait bisa segera bergerak menangani pelaku.
Bahkan, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka siap menjamin privasi dan keamanan korban.
Dirinya meminta kepada korban untuk tidak takut melaporkan kejadian tersebut terutama pelecehan seksual.
"Sama kayak kasusnya dulu (pelecehan seksual) mau dibantu, korban enggak mau lapor," kata Gibran, Senin (10/10/2022).
Dirinya menegaskan seharusnya para korban melaporkan kepada pihak yang berwajib maupun ke kampus bukan malah menuliskan di twitter.
Jika tidak ada laporan, akan membuat pihak-pihak terkait tidak bisa membantu.
Baca juga: Sanksi untuk Pelaku Pelecehan Seksual di UNS: Permintaan Maaf Terbuka hingga Dipecat dari Kampus
"Harusnya lapor ora ngetwit, kene ameh ngewangi, ngewangi pie?, nek wegah lapor" ujarnya.
"Sambat kok ning sosmed kita semua ada untuk bantu," jelasnya.
Dirinya menegaskan, akan menjaga keselamatan bagi para korban yang melaporkan.
Apalagi jika kasus tersebut sudah dilaporkan, keselamatan dan privasi akan dijaga.
"(Jaminan keselamatan) iya pasti nuw, nek uwes dilaporkan tanggung jawab semua, privasi dijaga ya bisa, langsung lapor wae, kita semua ada untuk membantu," pungkasnya.
Sanksi Pelecehan Seksual
Ada saknsi yang menanti para pelaku pelecehan seksual di lingkungan UNS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Gibran-Sengketa-Sriwedari.jpg)