Polisi Tembak Polisi

Tangis Kuat Maruf Pecah saat Dicecar Ibunda Brigadir J : Kalian Punya Mata dan Hati tapi Tak Berguna

Momen Kuat Maruf menangis itu terjadi dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (3/11/2022).

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Tribunnews/JEPRIMA
Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat, Kuat Maruf menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (26/10/2022). Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak eksepsi atau nota keberatan Kuat Maruf. Sidang terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir N Yosua Hutabarat itu akan berlanjut ke tahap pembuktian. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Kuat Ma'ruf menangis ketika ibu Brigadir J, Rosti Simanjutak menanggapi keterlibatannya terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

Momen Kuat Maruf menangis itu terjadi dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (3/11/2022).

Melansir tayangan YouTube Kompas TV, tampak air mata Kuat Ma'ruf keluar sembari dirinya menundukkan kepala.

Baca juga: Siapa Sebenarnya Kuat Maruf? Sopir Tapi Berani Larang Brigadir J yang Jadi Ajudan Ferdy Sambo

Rosti dalam waktu yang sama kemudian menanyakan alasan Kuat Ma'ruf menginginkan untuk Brigadir J tewas.

"Kalian punya mata dan hati yang tidak berguna dan sia-sia dengan kematian yang kalian inginkan, kematian anakku," kata Rosti kepada Kuat Maruf dan Bripka Ricky Rizal alias Bripka RR, dikutip dari Tribunnews.com.

Rosti pun mempertanyakan perasaan para ajudan serta penghuni dari rumah Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang tetap membiarkan Brigadir J dieksekusi hingga tewas.

"Sebanyak itu kalian di rumah itu, luar biasa, di mana hati kalian. Hewan saja, mati pasti mendapatkan pertolongan. Ini kalian manusia diciptakan normal punya mata, punya hati tapi satu pun kalian mengikuti skenario Ferdy Sambo itu," kata Rosti sembari menangis.

Baca juga: Tangis Rosti Simanjuntak Pecah Ceritakan Masa Kecil Brigadir J, Tak Habis Pikir Sambo Begitu Tega

Kuat Ma'ruf menahan tangis ketika Rosti mengatakan hal tersebut.

Dirinya pun terus tertunduk seakan tak berani melihat Rosti.

Rosti juga menanggapi permintaan maaf dari Bripka RR.

Dirinya berharap agar Bripka RR berkata jujur dalam persidangan kasus ini.

Bahkan, Rosti sampai tiga kali mengingatkan Bripka RR agar berkata jujur.

"Berkata jujur, berkata jujur, berkata jujur. Jangan ikuti skenario pembohongan," ujarnya kepada Bripka RR.

Terdakwa Kuat Maruf dan Bripka Ricky Rizal alias Bripka RR dijadwalkan menjalani sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini, Rabu (2/11/2022).
Terdakwa Kuat Maruf dan Bripka Ricky Rizal alias Bripka RR dijadwalkan menjalani sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini, Rabu (2/11/2022). (Kloase Tribunnews.com)

Namun berbeda dengan Kuat Maruf, Bripka RR tampak lebih tegar.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved