Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

Fantastis, Biaya Perawatan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Ditaksir Sentuh Rp 20 Miliar Per Tahun

Wawali Solo, Teguh Prakosa saat mendampingi Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menceritakan biaya perawatan Masjid Raya Sheikh Zayed Al Nahyan.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Dok Jimboeng Photo
Potret megah Masjid Raya Sheikh Zayed Al Nahyan di Jalan Ahmad Yani No.128, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo. Masjid tersebut adalah hadiah untuk Presiden Jokowi. 

 Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Besaran biaya perawatan Masjid Raya Sheikh Zayed Al Nahyan Solo ternyata bukan main.

Biaya tersebut diperkirakan lebih dari Rp 10 miliar.

Itu seperti yang disampaikan Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa saat mendampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, Sabtu (12/11/2022).

Dia menyebut biaya perawatan Masjid Raya Sheikh Zayed hanya terpaut Rp 15 miliar dari Masjid Istiqlal Jakarta.

"(Biaya perawatan Masjid Istiqlal) itu hampir Rp 35 miliar setahun," kata Teguh kepada TribunSolo.com.

"Di sini (Masjid Raya Sheikh Zayed) diperhitungkan plus minus Rp 20 miliar per tahun," tambahnya.

Bagian dalam Masjid Raya Sheikh Zayed Al Nahyan Solo.
Bagian dalam Masjid Raya Sheikh Zayed Al Nahyan Solo. (TribunSolo.com/Adi Surya)

Besaran tersebut tentu akan membebani APBD Kota Solo.

Terlebih, APBD Kota Solo 2023 mengalami defisit sebesar Rp 105 miliar.

Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melakukan efisiensi belanja operasional.

Adapun Pemkot Solo akan menunggu keputusan dari kementerian terkait soal siapa yang bertanggungjawab untuk mengelola Masjid Raya Sheikh Zayed.

Pemkot Solo berharap biaya pemeliharaan Masjid Raya Sheikh Zayed tidak semua dibebankan terhadap mereka.

Baca juga: Hanya 2 Jam, Jokowi dan Pangeran MBZ Resmikan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Langsung ke KTT G20

Baca juga: Foto-foto Interior Masjid Raya Sheikh Zayed Solo : Karpet Batik Empuk, Tiang Dilapisi Cat Warna Emas

Sharing anggaran antara kementrian dan Pemkot Solo bisa saja menjadi salah satu opsi yang akan dipertimbangkan.

"Kita akan sharing apakah dari angka itu dibebankan apa, kemudian PLN subsidi berapa, kemudian dari Kementerian PUPR berapa, dengan Kemenag berapa," kata dia.

Kendati demikian, Teguh tetap akan melaporkan lebih dulu kondisi dan saran dari kemenetrian kepada Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved