Berita Klaten Terbaru

Apesnya Harno, Angkringan Miliknya di Klaten Sudah 4 Kali Dibobol Maling, Sampai Didatangi Kapolres

Dari pembobolan terakhir, Harno harus kehilangan satu krat soda, charger HP, dan nota kosong. Selain itu jahe dan jeruk miliknya diobrak-abrik

TribunSolo.com/Zharfan Muhana
Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo saat mengimbau Harno pemilik Angkringan Mas Bro CJDW untuk melaporkan kemalingan di angkringannya, Rabu (30/11/2022). Harno mengatakan angkringannya sudah empat kali dibobol maling 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan M

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Apes kiranya tepat menggambarkan kondisi yang dialami oleh Harno, pemilik angkringan Mas Bro CJDW.

Saat hendak bersiap membuka angkringannya pada Senin (28/11/2022), Harno mendapati angkringannya sudah dibobol maling.

Parahnya lagi, ini sudah kali keempat angkringan yang berada di Jalan Merapi, Desa Gayamprit, Klaten ini dibobol maling.

"Kemarin Senin saat mau buka itu kaca etalase sudah pecah, dan gembok di gerobak sudah dibongkar paksa, " ujarnya, kepada TribunSolo.com, Rabu (30/11/2022).

Baca juga: Peduli Anak-anak Korban Gempa Cianjur, Ratusan Murid Speak First di Klaten Donasikan Beragam Buku

Dari pembobolan terakhir, Harno harus kehilangan satu krat soda, charger HP, dan nota kosong.

"Kalau yang di atas gerobak hanya jahe dan jeruk digeletakkan diluar. Total kerugian sendiri sekitar 200 ribu termasuk kerusakan yang ada," ujar dia.

Harno sendiri sudah hampir 14 tahun berjualan angkringan.

Sebelum berjualan di pinggir Jalan Merapi, dirinya membuka angkringan di pinggir gang beberapa meter dari lokasi saat ini.

Sementara untuk nama angkringan Mas Bro sendiri merupakan pemberian dari pelanggan, sedangkan CJDW adalah kata yang ditambahkan oleh dirinya.

"Nama angkringan Mas Bro sendiri diberi oleh pelanggan, sedangkan CJDW itu beda sendiri. Jadi Mas Bro CJDW itu angkringan beda sendiri karena biasa nya penjual angkringan itu asal Klaten sedangkan saya asalnya Purwodadi, " kata Harno.

Baca juga: Semaraknya Pesta Rakyat Gempur Rokok Ilegal di Klaten: Dihibur Nabila Maharani dan Woro Widowati

Harno juga menceritakan sudah 4 kali mengalami kemalingan.

"Sudah 4 kali kejadian kemalingan, beberapa barang seperti yang pertama kejadian itu tahun 2019 itu ada sound sistem, HP, DVD, peyek 3 pak, dan kerupuk saat itu, " kata dia.

Bukan tanpa usaha, Harno pernah membuat laporan ke Polsek Kota Klaten saat kemalingan untuk kedua kalinya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved