Berita Solo Terbaru

Terapkan Kurikulum Merdeka, Ruang Belajar Siswa SD Kristen Manahan Lebih Terbuka

SD Kristen Manahan menerapkan sistem kurikulum merdeka untuk kelas 1 dan 4. Namun, kelas yang lain juga menggunakan prinsip yang sama.

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Fristin Intan Sulistyowati
SD Kristen Manahan Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – SD Kristen Manahan saat ini menggunakan sistem kurikulum merdeka di kelas 1 dan 4.

Namun, bagi kelas 6 SD, sekolah juga menggunakan prinsip kurikulum merdeka.

“Kelas 6 di kami memang tidak menggunakan sistem kurikulum merdeka tapi masih kurikulum lama yakni 2013, namun prinsipnya kami menggunakan kurikulum merdeka,” kata guru kelas 6 SD Kristen Manahan, Veronica Prima, Selasa (13/12/2022) siang.

“Pembelajanya lebih memihak ke siswa dengan memberikan ruang kepada siswa untuk berani menunjukkan ide dan gagasan,” katanya.

Dirinya membeberkan bahwa dalam proses pembelajaran, SD Kristen Manahan tidak hanya mengajar dalam arti memberikan materi tapi juga menguatkan karakter siswa.

Sehingga kedepan, siswa menjadi lebih berani dalam menyampaikan pendapat.

“Agar mereka juga bagus dalam bersosialisasi, mereka bisa menghargai pendapat teman,” katanya.

“Mereka siswa ini bisa bekerja sama satu sama lain, sehingga terbentuk karakter yang baik,” katanya.

Salah satunya adalah dengan mengadakan bazar bagi kelas siswa kelas 6 SD Kristen Manahan untuk berwirausaha.

Baca juga: Siswa SD Kristen Manahan Dikenalkan Nilai Uang dengan Berwirausaha, Agar Anak Lebih Disiplin

Siswa kelas 6 tersebut menjual aneka kerajinan tangan hingga makanan hasil buatannya kepada penghuni sekolah.

Mulai macaroni, sandwich, es krim, pudding hingga aneka kerajinan tangan.

“Siswa kelas 6 yang ikut itu kami buat per kelompok, jadi mereka bisa bekerja sama satu sama lain untuk Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5,” katanya.

Pelaksanaan projek tersebut memang didasari pada kepemimpinan siswa, mulai dari perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan dilakukan oleh siswa.

“Siswa jadi lebih kreatif lewat project ini, karena dari projek ini mereka berusaha sendiri, kerja keras menghasilkan uang dengan sesame siswa serta memasarkan produknya,” katanya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved