Bus Guru Aisyiyah Terguling
Kronologi Bus Terguling di Grogol Sukoharjo: Bawa 17 Guru BA Aisyiyah Weru, Ban Pecah & Tabrak Pohon
Penyebab bus pembawa belasan guru Bustanul Athfal (BA) Aisyiyah Weru, Kabupaten Sukoharjo sudah diidentifikasi oleh polisi.
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Penyebab bus pembawa belasan guru Bustanul Athfal (BA) Aisyiyah Weru, Kabupaten Sukoharjo terguling karena pecah ban kanan.
Bus celaka di Jalan Langenharjo atau tepatnya di sebelah selatan Bengkel Agata Motor RT 001 RW 004, Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol, Sabtu (17/12/2022) pukul 17.00 WIB.
Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan melalui Kasatlantas Sukoharjo, AKP Sofia Wuriana mengungkapkan, hasil identifikasi, penyebab bus berplat nomor AD-1034-OB terguling karena ada masalah pada ban.
Bus yang disopiri Sri Mulyono itu berjalan dari Utara ke Selatan, sesampainya di Jalan Langenharjo, ban depan kanan pecah.
"Pecah, kemudian oleng ke kanan dan menabrak pohon dan tumpukkan genting, hingga bus tergelimpang ke kiri," ungkapnya kepada TribunSolo.com.
Dalam bus itu kata dia, berjumlah 17 orang, sejumlah penumpang di antaranya terluka memar hingga sobek.
Baca juga: Kata Saksi Lihat Bus Terguling di Grogol Sukoharjo : Ada 17 Penumpang, Mereka Guru BA Aisyiyah Weru
Baca juga: BREAKING NEWS: Mini Bus Bawa Rombongan Guru BA Aisyiyah Weru Sukoharjo Terguling di Grogol
"Rata-rata luka ringan dan rawat jalan, sehingga dipulangkan ke rumah," jelas dia.
Dapun kata AKP Sofia para baru saja mengikuti pelatihan kurukulum merdeka di Kecamatan Kartasura.
"Perjalanan pulang ke Weru melalui Grogol," jelas dia.
Sementara penumpang luka-luka dibawa ke RS Dr Oen Solo Baru dan RS Muhammadiyah Sukoharjo.
Saksi yang berada di lokasi tersebut, Kades Langenharjo, Sri Sunarwan mengatakan, saat itu ada 17 penumpang yakni para guru BA Aisyiyah Weru yang rata-rata perempuan.
"Jadi 18 sama sopir," ungkapnya kepada TribunSolo.com.
Menurut pengamatan dia di lapangan, saat itu kejadian begitu cepat menjelang Magrib.
Usai terguling para penumpang kemudian keluar.
"Selamat, pada mengamankan dan menjauh dari lokasi," jelas dia. (*)