Pemilu 2024

DICARI : 801 Orang untuk Jadi PPS Pemilu 2024 di Boyolali, Honor Tembus Rp 20 Juta

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boyolali membutuhkan banyak orang untuk jadi panitia pemungutan suara (PPS).

Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
Serambi/Budi F
Ilustrasi : Warga memasukkan surat suara yang sudah dicoblos dalam pemilu. Kini menjelang Pemilu 2024, KPU membutuhkan banyak orang untuk menjadi PPS. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boyolali membutuhkan banyak orang untuk jadi panitia pemungutan suara (PPS).

PPS adalah penyelenggara pemilu di tingkat desa atau kelurahan.

Baca juga: Lowongan Besar-besaran di Sukoharjo : Butuh 501 Orang untuk Jadi PPS, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Baca juga: Tingginya Harga Beras di Boyolali Diperkirakan Tak Lama, Pemerintah Sudah Impor 200 Ribu Ton Beras

Di Boyolali ada sebanyak 261 desa dan 6 kelurahan.

Masing-masing desa dan kelurahan dibutuhkan 3 orang PPS.

Gajinya sendiri juga cukup lumayan, di mana ketua akan memperoleh Rp 1,5 juta per bulan dan anggota Rp 1,3 juta per bulan.

Adapun masa kerja PPS dalam Pemilu 2024 ini sendiri cukup lama, mulai dari 17 Januari 2023 sampai 4 April 2024.

Artinya, bila anda terpilih, maka total akan mendapat honor hingga Rp 20 juta, yang dihitung dari honor Rp 1,3 juta selama 16 bulan.

Komisioner KPU Boyolali Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, M. Rohani menyebut pihaknya sudah mengumumkan pembentukan PPS.

"Sudah dibuka. Pendaftaran ini ditutup pada 27 Desember 2022," jelasnya kepada TribunSolo.com, Selasa (20/12/2022).

Masyarakat yang berminat untuk menjadi penyelenggara pemilu di tingkat desa atau kelurahan bisa melihat syarat-syarat pendaftaran sekaligus formulirnya di laman https://bit.ly/SELEKSIPPSBYL. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved