Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Sragen Terbaru

Penemu Fosil di Situs Sangiran Sragen Dapat Kompensasi Uang, Besarannya Tergantung Nilai Penting

Masyarakat yang menemukan fosil akan mendapatkan imbalan dari Balai Pelestarian Situs Manusia Purba. Namun, nilainya berdasarkan penting.

Tribunsolo.com/Septiana Ayu Lestari
Ilustrasi: Koleksi fosil gajah di Museum Miri di Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Jumat (11/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Situs Sangiran menyimpan beragam fosil makhluk purba, mulai dari hewan hingga manusia purba. 

Situs tersebut memiliki luas total 59,21 kilometer persegi yang mencangkup wilayah Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar

Tak jarang, masyarakat yang tinggal di kawasan cagar budaya situs Sangiran sering menemukan fosil-fosil makhluk purba. 

Warga yang menemukan fosil, kemudian diserahkan ke Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran akan mendapatkan kompensasi berupa uang dan piagam penghargaan. 

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala BPSMP Sangiran, Iskandar Mulia Siregar

"Kalau ada laporan temuan fosil, sebaiknya tetap disana, nanti kita yang ambil, kemudian teman-teman disini yang akan mengkaji nilai pentingnya," katanya kepada TribunSolo.com.

Setelah dikaji, nantinya fosil tersebut akan dilihat nilai pentingnya dan bentuk fisik fosil itu sendiri. 

Nilai penting tergantung kelangkaannya, bukan hanya tergantung besar kecilnya fosil yang ditemukan. 

"Fisiknya itu mungkin besar atau tidak, utuh atau tidak, misal fosil manusia pasti harganya jauh lebih tinggi daripada fosil gajah," jelasnya.

Baca juga: Kebijakan Parkir di Terminal Rugikan Pedagang Museum Sangiran, Pembeli Jadi Sepi

"Mungkin menemukan fosil gigi tikus, karena fosil gigi gajah sudah banyak, gigi tikus jarang ditemukan akan lebih mahal, jadi kita akan lihat nilai pentingnya," tambahnya. 

Lalu, semakin tinggi nilai pentingnya fosil, maka semakin tinggi juga kompensasi yang akan diberikan. 

"Nilai penting itu akan dikonversi menjadi uang atau rupiah, selain itu juga diberi piagam penghargaan," kata Iskandar. 

Sumber dana kompensasi berasal dari pemerintah pusat, dimana BPSMP Sangiran akan mengajukan setiap tahunnya.

Warga sekitar situs Sangiran, Darmadi mempertanyakan apa patokan pemberian kompensasi tersebut. 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved