Berita Wonogiri Terbaru

Warga Wonogiri Ramai-ramai Batalkan Haji : Ada 56 Orang,Alasannya Ekonomi, Bukan Lamanya Masa Tunggu

Menurut Kepala Kantor Kemenag Wonogiri, Anif Solikhin, ada sejumlah alasan kenapa mereka membatalkan porsi haji.

Tayang:
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Asep Abdullah
Kondisi jemaah haji Indonesia memenuhi Ka'bah di Mekkah Al Mukaromah, Arab Saudi saat 2019 lalu. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Puluhan orang di Kabupaten Wonogiri membatalkan porsi haji.

Kepala Kantor Kemenag Wonogiri, Anif Solikhin, mengatakan ada sejumlah warga yang memutuskan untuk membatalkan haji pada tahun 2022 lalu.

Berdasarkan data, ada sekitar 56 warga yang mengajukan pembatalan porsi haji.

"Rata-rata alasan ekonomi, ada juga yang sakit permanen. Ada yang meninggal juga, tapi kalau meninggal bisa dilimpahkan," kata dia, kepada TribunSolo.com, Jumat (13/1/2023).

Anif menjelaskan, biasanya jika calon jamaah meninggal dunia sebelum keberangkatan, porsi hajinya akan dilimpahkan ke keluarga terdekat, tentu saja pelimpahan itu melalui musyawarah. 

Saat ada warga yang mengajukan pembatalan, Kemenag Wonogiri berwenang untuk dibuatkan rekomendasi ke pusat.

Selanjutnya, uang pendaftaran yang sudah disetor akan dikembalikan utuh ke rekening calon jamaah.

Baca juga: Di Tengah Potensi Kenaikan Biaya Pelunasan Haji 2023, Kemenag Wonogiri Masih Menunggu Keputusan

Baca juga: Waktu Tunggu Haji Sampai 32 Tahun Tak Surutkan Niat Warga Sragen, Tiap Hari Belasan Orang Mendaftar

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Wonogiri, Partoyo menambahkan ada sejumlah alasan yang mendasari calon jamaah itu membatalkan porsi haji mereka.

"Ada yang meninggal, sakit permanen dan ekonomi. Syaratnya tiga itu. Kalau yang meninggal tidak ada ahli waris ya jelas dikembalikan," jelasnya.

Soal alasan ekonomi, Partoyo mengakui pihaknya tidak mengetahui secara pasti bagaimana kondisi calon jamaah yang membatalkan porsi haji mereka.

Menurut dia, Kemenag sifatnya hanya memberikan imbauan, jangan sampai para calon jamaah itu tergesa-gesa untuk melakukan pembatalan porsi haji.

"Kalau bisa ya jangan dibatalkan, sudah ada yang antre lama tiba-tiba dibatalkan kan sayang. Di sini cuma mengimbau, tidak bisa menahan, kan hak beliau-beliau juga," ujar Partoyo. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved