Berita Wonogiri Terbaru

Bertugas di Wonogiri Seperti Napak Tilas Bagi Kapolres Baru AKBP Indra : Mertua Pernah Jadi Kapolres

AKBP Indra mengaku sudah mendapatkan gambaran Wonogiri dari mertua dan istrinya yang mana masyarakat Wonogiri ramah dan situasinya kondusif.

Tayang:
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Kapolres Wonogiri lama, AKBP Dydit Dwi Susanto (kiri) dan Kapolres Wonogiri baru, AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Tongkat kepemimpinan Polres Wonogiri bergeser ke tangan AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.

Sebelumnya AKBP Indra menjabat Kasatpatwal Ditlantas Polda Metro Jaya. 

AKBP Indra mengaku, bertugas di Wonogiri seperti napak tilas bagi dirinya.

Sebab ada ikatan tersendiri antara dirinya dan Wonogiri, meskipun ini adalah kali pertama bertugas di Wonogiri.

"Kebetulan saya ini seperti napak tilas, dulu mertua saya pernah Kapolres di sini, tahun 1998-1999. Istri saya dulu juga besarnya disini," kata dia, kepada TribunSolo.com, Rabu (25/1/2023).

Dia mengaku sudah mendapatkan gambaran Wonogiri dari mertua dan istrinya yang mana masyarakat Wonogiri ramah dan situasinya kondusif.

Baca juga: Kaum Boro Kerap Merantau, Kapolres Baru Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Fokus Patroli Skala Besar

Sementara itu dia mengaku akan meneruskan apa yang menjadi program Kapolres sebelumnya.

Termasuk menjalankan perintah Presiden Jokowi untuk menarik kembali kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

"Esensinya adalah kita meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan tupoksi kita, bagaimana kita melindungi masyarakat, mengayomi dan juga memberikan pelayanan," ujarnya.

AKBP Indra juga sudah mendapatkan informasi terkait banyaknya warga Wonogiri yang merantau.

Berkaitan dengan itu anggota Polri akan lebih mendalami patroli skala besar, utamanya di rumah yang ditinggalkan merantau.

Sebagai bocoran, AKBP Indra mengaku mempunyai program unggulan yang akan dijalankan saat bertugas di Wonogiri entah itu program internal maupun eksternal.

"Kita menggunakan kearifan lokal, bocoran saja akan menggunakan filosofi Raden Mas Said, Pangeran Sambernyawa, yaitu Tiji Tibeh. Nanti saya sampaikan," ujarnya.

Selain itu, AKBP Indra juga akan membuka call center untuk seluruh lapisan masyarakat sebagai media aduan, termasuk dengan membuat akun instagram khusus Kapolres.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved