Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Boyolali Terbaru

Dukuh di Boyolali Ini Dinamai Pacaran, Warga Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Asmara

Ada nama dukuh yang unik di Boyolali, dukuh ini bernama pacaran. Tapi bukan berarti karena banyak yang pacaran, namun karena banyak tumbuhan pacar.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tri Widodo
Papan nama Dukuh Pacaran, RT 11, RW 3, Desa Jatirejo, Kecamatan Sawit, Boyolali, Minggu (29/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Mendengar kata Pacaran, pikiran kita langsung tertuju pada hubungan cinta dua insan manusia yang belum menikah.

Tapi di Boyolali, nama Pacaran itu justru menjadi nama sebuah dukuh atau kampung.

Tapi tunggu dulu, nama itu tak ada kaitannya dengan asmara sama sekali.

Penamaan dukuh yang ada di Desa Jatirejo, Kecamatan Sawit, Boyolali ini sama seperti proses pemberian nama Kampung atau dukuh lainnya.

Yakni berkaitan dengan kondisi alam yang ada di suatu tempat.

Dimana, banyak nama dukuh yang diambil dari hal itu.

Seperti nama  Tegalsari, Gumukrejo, Tegalrejo, yang semua itu mencerminkan kondisi geografis saat itu.

Sebuah pemukiman kecil yang dinamai Pacaran ini pun sama.

Sri Harjini, mendapatkan cerita tutur turun temurun dari ayahnya.

Dimana, saat itu banyak tumbuhan Pacar yang tumbuh subur di wilayah ini 

"Jadi nama pacaran itu bukan yang itu. Tapi dulu itu di sini banyak pohon Pacarnya," jelasnya kepada TribunSolo.com, Minggu (29/1/2023).

Tumbuhan Pacar yang sangat banyak itu pun menjadi tanda sebuah wilayah yang ada di sebelah timur Desa Kemasan ini.

Akhirnya banyak masyarakat yang saat itu menandai wilayahnya ini sebagian Pacaran.

"Karena banyak pohon Pacarnya, maka masyarakat saat itu supaya gampang menyebut sebuah wilayah ini sebagai Pacaran," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved