Kesehatan

Apa Tanda-tanda Kolesterol Tinggi? Ternyata Bisa Dilihat dari Kondisi Mata, Kaki, dan Lidah

Tanda-tanda kolesterol yang tinggi dapat Anda kenali lewat sejumlah perubahan pada mata, kaki dan lidah.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ YOUTUBE
Simak inilah beberapa tanda-tanda atau gejala kolesterol naik yang perlu diwaspadai. 

TRIBUNSOLO.COM - Ada beberapa cara untuk mengecek kadar kolesterol tinggi pada tubuh seseorang.

Rupanya, gejala yang muncul secara fisik dapat bervariasi tergantung di bagian tubuh mana yang terdapat tumpukkan lemak di pembuluh darah.

Tanda-tanda kolesterol yang tinggi dapat Anda kenali lewat sejumlah perubahan pada mata, kaki dan lidah.

Baca juga: Sering Tak Disadari, Ini 8 Tanda Kolesterol Tinggi di Tubuh, Cek Agar Terhindar dari Komplikasi

Kolesterol tinggi bisa menyebabkan kerusakan pada tubuh meskipun pada awalnya hampir tidak menunjukkan gejala apaun.

Lama kelamaan, tubuh kita mungkin mulai menunjukkan tanda-tanda kelebihan kolesterol seperti di bagian mata, kaki dan lidah.

Berikut tanda-tanda kolesterol tinggi pada seseorang jika dilihat dari perubahan pada bagian tubuh tertentu, seperti dilansir Hindustan Times via Kompas.com:

1. Tanda kolesterol tinggi di kaki

Salah satu tanda paling umum dari kolesterol tinggi di kaki adalah klaudikasio atau penyakit arteri perifer (PAD).

Kondisi ini dapat terjadi ketika pembuluh darah di kaki mengalami penyempitan atau tersumbat akibat penumpukan kolesterol dan zat lain.

Akibatnya kaki terasa nyeri atau sakit, menimbulkan sensasi kram yang dapat terjadi selama aktivitas fisik, seperti berjalan.

"Nyeri ini biasanya membaik dengan istirahat, tetapi dapat menjadi cukup parah sehingga membatasi kemampuan seseorang untuk berolahraga atau melakukan aktivitas lain," demikian kata Dr Aditya S Chowti, konsultan senior penyakit dalam dari Rumah Sakit Fortis, Bangalore, India.

Gejala umum PAD adalah jenis nyeri otot yang dapat meliputi pegal, kram, mati rasa, dan kelelahan.

Meski sering terasa nyeri di kaki, tapi rasa sakitnya bisa juga terjadi di bokong, pinggul, paha, betis, atau telapak.

Pada kasus PAD yang parah, nyeri otot mungkin tidak kunjung hilang bahkan saat istirahat dan itu bisa bertahan lama jika kolesterolnya tidak diatasi.

Adapun risiko kolesterol lainnya yang dapat merusak sel, jaringan, dan saraf, menyebabkan luka (borok) terbentuk di kulit, terutama jika ada luka kecil.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved