Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Untung Blangkon Meninggal Dunia

Kisah Untung Blangkon Semasa Hidup: Tidak Hidup Hedon, Honor Artis Dibelikan Tanah, Bekal untuk Anak

Untung semasa hidupnya lebih memikirkan kesejahteraan keluargany dengan berinvestasi tanah.

|
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
TribunSolo.com/Adi Surya Samodra
Mendiang Untung Blangkon, hidup sederhana di kampung halaman Boyolali. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Daniel Haryanto mengenang sosok mendiang ayahnya, Gincu Soegiman atau Untung Blangkon.

Bagi Daniel, Untung merupakan sosok yang sederhana.

"Almarhum tidak terjerumus dengan kehedonan dunia artis," kata dia kepada TribunSolo.com, Minggu (5/3/2023).

Daniel menyampaikan Untung semasa hidupnya lebih memikirkan kesejahteraan keluarganya.

Mendiang lebih memilih untuk melakukan investasi tanah.

"Almarhum mengutamakan bangun rumah buat anak-anaknya, beli tanah buat tabungan ke depannya," ujar dia.

"Almarhum benar-benar mengedepankan keluarga," tambahnya.

Itu dibuktikan dengan Untung merenovasi rumah yang ada di Dukuh Pule, Desa Pakel, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali.

Selain itu, dia juga memiliki rumah di Jakarta yang kini dihuni salah seorang anaknya.

Honor yang didapatkan dari hasil akting atau program tv biasanya langsung diatur oleh dirinya sendiri.

"Selama berkarier, almarhum tidak pernah pakai manajer," ucap Daniel.

Ada sebuah kejadian menarik yang melibatkan Untung dengan pihak pengontrak karena tidak memakai manajer.

Untung sempat bingung untuk mengambil honor yang harusnya didapat olehnya.

Alhasil, itu sempat tidak diambil selama beberapa waktu.

Baca juga: Perjalanan Karier Untung Blangkon: Sempat Jadi Asisten dari Dono Warkop, Tenar di Tuyul dan Mbak Yul

Baca juga: Penyebab Untung Blangkon Meninggal : Didiagnosa Kanker Paru-paru, Keluhkan Sakit Kepala Tak Tertahan

Itu sampai membuat pengontrak menelpon langsung Untung.

Nominalnya pun kabarnya ratusan juta rupiah.

"(Pihak pengontrak tanya), 'ini tidak mau diambil?', almarhum (menjawab), 'bukannya tidak mau, saya tidak tahu caranya'," ujar dia.

Kendati demikian, itu sudah bisa terselesaikan dengan baik dan honor bisa diambil Untung.

Untung juga merupakan orang yang tidak memakai ATM.

Dia lebih nyaman bila membawa uang secara fisik, termasuk honor.

Untung bahkan punya cara khas untuk memberitahu keluarganya bila dirinya sudah mendapat honor.

Honor itu dia selipkan di dalam celana.

Setibanya di rumah, Untung kemudian meminta tolong salah seorang anggota keluarganya untuk memijit.

Dari situ kemudian, mereka tahu bila Untung sudah mendapatkan honor.

Selain itu, Untung merupakan sosok yang supel dengan semua orang.

"Almarhum bergaul dengan siapa saja, tidak pilih-pilih dan tetap membumi, alhamdulilah-nya begitu," ucap dia.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved