Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Klaten Terbaru

Salat Subuh di Masjid Samping Rumah, Rumah Warga Delanggu Dibobol Maling: Uang Rp16 Juta & 3 HP Raib

Korban sempat merasa curiga dengan pria yang menuju arah tempat wudhu perempuan dengan gerak-gerik mencurigakan.

TribunSolo.com/Dok. Polres Klaten
Tangkap layar dalam CCTV saat diduga pelaku pencurian rumah warga di Delanggu, Klaten berada di Masjid dan berpapasan dengan korban. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana.

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kasus pencurian di rumah menimpa Muhammad Rozdianda (26), pada Selasa (28/2/2023).

Kala itu, Rozdianda tengah meninggalkan rumahnya di Desa Sabrang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten untuk salat subuh di masjid.

Padahal masjid itu hanya berlokasi di samping rumah.

Rupanya maling mengambil kesempatan itu untuk membobol rumah Rozdianda.

"Sekitar pukul 04.40 WIB, pelapor hendak melaksanakan salat subuh di Masjid samping rumah. Tidak sengaja berpapasan dengan laki-laki tidak dikenal," ujar Kasi Humas Polres Klaten, Iptu Abdillah, kepada TribunSolo.com, Kamis (16/3/2023).

Korban merasa curiga, pasalnya orang tersebut menuju arah tempat wudhu perempuan dengan gerak-gerik mencurigakan.

"Usai salat korban coba mencari laki-laki tersebut tapi tidak ditemukan," ungkapnya.

Baca juga: Ketua DPRD Klaten Dorong UMKM Dapatkan Sertifikasi Halal untuk Tingkatkan Daya Saing

Baca juga: Maling di Klaten Jual Murah Motor dan Sepeda Hasil Curian, Uangnya Dipakai Sewa PSK Lewat MiChat

Korban lalu segera pulang ke rumah dan mendapati beberapa barang sudah tidak ada ditempat.

"Korban mendapati HP yang ditaruh di kamar tidur ibu korban sudah tidak ada, dan kamar korban didapati pintu lemari sudah dalam keadaan terbuka," jelasnya.

"Laci juga terbuka dan uang yang dibungkus tas kresek hitam sudah hilang," ucapnya.

Korban diketahui kehilangan uang sebanyak Rp16 juta, dan tiga HP dengan merek Samsung A20, Samsung Grand Duos, serta Asus.

"Oleh korban kejadian tersebut lalu dilaporkan ke Polsek Delanggu," kata Abdillah.

Polisi lalu segera melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tersebut.

"Dari keterangan korban pelaku memiliki ciri-ciri tinggi 163, kulit hitam, memakai topi, masker, dan jaket merah saat beraksi," ungkap Abdillah.

Kepolisian juga sudah mengantongi CCTV di lokasi kejadian sebagai barang bukti.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved