Piala Dunia U20
Di Balik Batalnya Piala Dunia U-20 : Volunteer di Solo Raya Kecewa, Padahal Pengalaman Seumur Hidup
Kekecewaan dirasakan muda-mudi di Solo Raya yang mendaftar diri sebagai volunteer Piala Dunia U-20.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Di balik batalnya Indonesia sebagai tempat Piala Dunia U-20 membuat sebagian orang merana.
Padahal, kompetisi akbar dunia itu hanya tinggal dua bulan lagi digelar.
Kekecewaan dirasakan muda-mudi di Solo Raya yang mendaftar diri sebagai volunteer Piala Dunia U-20.
Baca juga: Elektabilitas Ganjar Pranowo Diramal Nyungsep Gegara Piala Dunia U20, Untung Buat Anies dan Prabowo
Baca juga: Kios Renteng Nglangon Sragen Tinggal Nama : Pedagang Bongkar Sendiri, Tapi Dijaga Puluhan Petugas
Salah satu dari mereka yang kecewa yaitu Rahmad Hendro Saputro (27), warga Kabupaten Sragen.
"Secara pribadi saya kecewa karena, itu even internasional dan menjadi pengalaman seumur hidup yang bagus bagi saya," kata Hendro kepada TribunSolo.com, Sabtu (1/4/2023).
Hendro mengatakan, Piala Dunia U-20 di Indonesia merupakan even yang sudah ditunggu-tunggu.
Dia mengaku sudah siap mengikuti tahapan selanjutnya untuk bisa menjadi volunteer sebelum, akhirnya dicabut statusnya oleh FIFA.
"Padahal, saya sudah mempersiapkan bahan-bahan interview saya nanti," pungkas Hendro. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Logo-dan-maskot-Piala-Dunia-U-20-2023-Indonesia.jpg)