Pak Mul Hick Gaul Meninggal
Sosok Pak Mul Pendiri Wedangan Hick Gaul Karanganyar Dimata Keluarga: Pekerja Keras, Terima Dikritik
Anak kedua almarhum, Arga Baskara (35), mengenang almarhum sebagai panutan, karena termasuk orang yang mau belajar.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Kepergian Lasno Agung Mulyono menimbulkan duka yang mendalam bagi keluarga.
Pemilik wedangan Hick Gaul Pak Mul itu tutup usia pada Minggu (2/4/2023) pada usia 56 tahun.
Anak kedua almarhum, Arga Baskara (35), mengenang almarhum sebagai panutan, karena termasuk orang yang mau belajar.
"Ayah menjadi panutan kami, sosok yang pekerja keras," kata Arga, kepada TribunSolo.com, Minggu (2/4/2023).
Arga mengatakan ayahnya mulai berkecimpung di dunia kuliner sejak tahun 2002.
Baca juga: Pak Mul, Sang Pendiri Wedangan Hick Gaul Karanganyar Meninggal Dunia, Rumah Duka Dibanjiri Pelayat
Saat itu, almarhum ayahnya berjualan di atas trotoar, tepatnya di Simpang Lima Bejen.
"Kemudian, pada tahun 2007, ayah saya pindah di sini hingga sekarang," kata Arga.
Almarhum dikenangnya sebagai sosok yang terbuka atas kritik dan saran.
Selain itu, almarhum merupakan sosok yang sabar dan peduli dengan keluarga hingga pegawainya.
"Bapak, sangat open menerima kritik dan saran dari pelanggan, kami sangat kehilangan, almarhum meninggalkan ibu, tiga anak dan dua cucu," ungkap Arga.
Umrohkan Karyawan
Hanya berjualan di warung hik atau wedangan, siapa sangka Lasno Agung Mulyono bisa mengumrohkan karyawannya.
Ya, pria yang kerap disapa Pak Mul itu ternyata memiliki program tetap yang diperuntukkan bagi karyawannya.
Mereka bakal diberangkatkan umroh oleh pemilik kuliner Wedangan Hick Gaul Pak Mul yang telah meninggal pada usia 56 tahun itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Suasana-rumah-duka-Lasno-Agung-Mulyono-di-jalan-Solo-Tawangmangu.jpg)