Berita Karanganyar Terbaru
Perang Rusia Mulai Membunuh Industri Tekstil Solo Raya: Jelang Lebaran, Karyawan Malah kena PHK
Sebanyak 92 buruh PT Delta Merlin Dunia Textile 1 (DMDT 1) Karanganyar bernasib sedih karena di-PHK menjelang Lebaran.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Efek Perang Rusia - Ukraina terhadap ekonomi Indonesia yang dicemaskan, mulai menjadi nyata.
Tak terkecuali, bagi sebagian buruh di Solo Raya.
Salah satu dampak itu menghantam buruh PT Delta Merlin Dunia Textile 1 (DMDT 1), sebuah pabrik tekstil yang berada di Karanganyar.
Lebaran tahun ini menjadi lebaran muram buat mereka, karena perusahaan memutuskan melakukan PHK ke sejumlah karyawan.
Ketua Kesatuan serikat pekerja nasional (KSPN) Karanganyar, Haryanto mengungkapkan ada puluhan buruh yang kena PHK menjelang Lebaran.
Saat ini KSPN menemani para buruh untuk audiensi ke DPRD Karanganyar.
"Yang mengkuasakan ke saya ada 92 buruh, namun kemungkinan jumlahnya lebih dari itu," ucap Haryanto kepada TribunSolo.com, Selasa (4/4/2023).
Di sisi lain, dalam audiensi buruh di DPRD Karanganyar, perwakilan HRD PT DMDT 1, Suparno mengakui perusahaan dalam kondisi sulit.
Ia menceritakan, perusahaan dihantam sejumlah hal, di antaranya efek Perang Rusia-Ukraina dan fenomena impor kain ilegal.
"Kita bikin kain, tapi impor kain ilegal mengalir deras, harga lebih murah dengan kualitas jempolan, Pemerintah di mana perannya?," .
"Tak lama lagi pabrik-pabrik gulung tikar, apalagi perang Rusia-Ukraina juga berimbas bagi ekonomi negara ini," kata Suparno kepada TribunSolo.com.
Tapi, Suparno meluruskan, perusahaan tak memecat pegawai.
Perusahaan mengurangi jam bekerja dan tentu saja, gaji pekerja.
Dalam sepekan hanya masuk 2-3 hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Ilustrasi-PHK-Puluhan-buruh-PT-Delta-Merlin-Dunia-Textile-1-DMDT-1-Kara.jpg)