Breaking News

Pemilu 2024

Kader Golkar Wonogiri Dandan ala Petani saat Daftarkan 50 Bacaleg, Pakai Caping 'Penak Jamanku To'

Rombongan Partai Golkar Wonogiri mendatangi kantor KPU dengan berjalan kaki dari kantor DPD.

|
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/ERLANGGA BIMA
Golkar Wonogiri saat mendaftarkan bacaleg ke Kantor KPU Wonogiri, Sabtu (13/5/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - DPD Partai Golkar Wonogiri mendaftarkan bakal calon anggota DPRD Wonogiri untuk Pemilu 2024 ke Kantor KPU Wonogiri pada Sabtu (13/5/2023).

Rombongan Partai Golkar Wonogiri mendatangi kantor KPU dengan berjalan kaki dari kantor DPD.

Para kader Golkar itu juga berdandan ala petani seperti mengenakan sandal jepit dan memakai caping.

Baca juga: Golkar & Perindo Solo Terkendala Pemberkasan Bacaleg di Silon, KPU Beberkan Lagi Alur Pendaftaran

Yang cukup menarik perhatian adalah tulisan di caping yang dipakai rombongan Golkar itu bertuliskan sejumlah kata-kata, mulai dari "piye kabare...?", "isih penak", "jamanku to" dan juga bertuliskan nomor urut Golkar yakni empat.

Ketua DPD II Partai Golkar Wonogiri, Bondan Sejiwan Bomo Aji, mengatakan Golkar Wonogiri mendaftarkan 50 nama bacaleg untuk berkontestasi di Pemilu serentak 2024 mendatang.

Dia memastikan, keterwakilan perempuan sudah terpenuhi yakni pihaknya mendaftarkan 18 perempuan dari 50 nama.

Ada dua incumbent atau petahana yang tidak mendaftar kembali.

Baca juga: Golkar Karanganyar Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU, Diiringi Reog Ponorogo hingga Kuda Lumping

"Dari delapan orang incumbent, yang mendaftarkan kembali ada enam orang," kata Bondan kepada TribunSolo.com.

Sebagai informasi, dua incumbent yang tidak mendaftar kembali adalah Paryanti dari Dapil 2 dan Kristian Teguh Suryono dari Dapil 4. 

Mereka tidak kembali nyaleg karena alasan pribadi.

Golkar Wonogiri menargetkan 10 kursi di DPRD Wonogiri pada Pemilu 2024.

Baca juga: Penyesuaian Bacaleg, Golkar Karanganyar Tunda Serahkan Berkas ke KPU, Pilih Kirim pas Menit Akhir

Menurut Bondan, hal itu sudah sesuai petunjuk pusat dan provinsi.

Sebagai informasi, pada Pemilu 2019 Golkar mendapat 8 kursi.

"Minimal 10 kursi. Tetapi Keputusan kami kembalikan kepada masyarakat Wonogiri dalam kami mengemban amanah ke depannya," ujarnya.

Bondan menambahkan, pihaknya ingin mengembalikan kejayaan pertanian seperti dulu.

Pihaknya ingin mengevaluasi dan mengangkat berbagai hal positif saat masa orde baru seperti swasembada pangan.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved