Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Solo

Banyak Calon Siswa Tersisih Masuk SMP Negeri di Solo, Tapi Mengapa Masih ada Bangku Kosong?

Tidak terpenuhinya kuota kursi untuk peserta didik baru sempat dijumpai saat pendaftaran peserta didik baru (PPDB) SD dan SMP Negeri di Kota Solo.

|
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Andreas Chris / Septiana Ayu
ILUSTRASI : Ruang kelas kosong (kiri) dan penanda verifikasi berkas pendaftaran PPDB (kanan). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Andreas Chris Febrianto Nugroho

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tidak terpenuhinya kuota kursi untuk peserta didik baru sempat dijumpai saat pendaftaran peserta didik baru (PPDB) SD dan SMP Negeri di Kota Solo saat tahun 2022.

Kondisi tersebut dialami sejumlah sekolah, salah satunya, SMPN 9 Solo.

Ketua PPDB SMPN 9 Solo, Gunawan mengatakan, pada tahun 2022 lalu, penerimaan siswa baru di sekolahnya tidak memenuhi kuota.

"Kita kemarin tidak penuh," kata Gunawan, Selasa (20/6/2023).

"Total hasil dari semua jalur harusnya 288. Tapi yang masuk hanya 283, jadi masih kosong 5 kursi," tambahnya.

Baca juga: PPDB Solo 2023 : SMAN 9 Siap Terima Angkatan Pertama, 180 Siswa, Hanya dari Pasar Kliwon

Baca juga: PPDB Solo 2023 : SMAN 9 Siap Terima Angkatan Pertama, 180 Siswa, Hanya dari Pasar Kliwon

Padahal diakui Gunawan, masih ada kesempatan untuk calon siswa yang belum mendapatkan sekolah untuk bisa mendaftar kembali setelah proses pengumuman.

Namun bila semua proses PPDB telah selesai, sekolah sudah tidak bisa lagi menerima calon siswa baru.

"Setelah semua proses pendaftaran selesai ya tidak ada tambahan siswa lagi," jelas Gunawan.

"Yang tahun lalu, setelah pengumuman masih ada kesempatan satu kali untuk memilih sekolah. Tahun ini sistemnya sama," imbuhnya.

Gunawan mengatakan, sekolah tidak bisa berbuat banyak bila kendala seperti itu terjadi.

"Sekolah ini kan cuma pelaksana. Semua sistem ada di dinas, kalau sekolah hanya menerima siswa," ujar Gunawan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Solo, Dian Rineta menduga kasus demikian karena ada faktor penyebabnya.

"Saya tidak tahu ya apakah ada siswa yang mendaftar terus tidak jadi setelah masa PPDB tutup, karena selama PPDB belum tutup, mestinya tidak ada kursi kosong," kata dia.

Hal itu diakui Dian karena terkadang ada orang tua calon siswa memindahkan anaknya ke sekolah swasta meski telah diterima di sekolah negeri.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved