Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Solo

Target Dua Tahun Selesai, Gibran Ingin Tuntaskan 4000 Rumah Tidak Layak Huni di Kota Solo

Wali Kota Solo memiliki ambisi besar untuk memberantas rumah tidak layak huni. Dia mentarget itu selesai pada 2 tahun kedepan.

Tribunsolo.com/Ahmad Syarifudin
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat ditemui TribunSolo.com, Senin (26/6/2023) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka berambisi untuk mengenolkan sekitar 4000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Solo.

Ia pun menggandeng swasta dan banyak pihak lain untuk membantu mewujudkan ambisi ini.

"Perlu prioritas perlu dibasmi kawasan kumuhnya. Kita kejar dalam 2 tahun ke depan. Ya harus bisa," tuturnya saat ditemui di kantornya Senin (26/6/2023).

Meskipun RTLH masih sangat banyak, menurutnya banyak juga yang ingin membantu

"Masih banyak. Sing bantu yo okeh. (4000) sekitar itu," terangnya.

Salah satu dana untuk mengentaskan kawasan kumuh yakni dari hibah pemerintah Uni Emirat Arab (UEA).

"Habis ini hibah UEA kan cair," jelasnya.

Baca juga: Siap-siap, 1.777 Unit Rumah Tidak Layak Huni di Wonogiri Akan Direhab Tahun Ini

Ada pula dana dari swasta yang tergabung dalam Yayasan Buddha Tzu Chi dan Yayasan Peduli NKRI.

Mereka membantu 30 RTLH menjadi layak huni.

"Yang ini nyebar tadi. Ya kami mengajukan beberapa. Lalu kita serahkan RAB ke beliau-beliau," terangnya.

Dari ribuan tersebut, ada beberapa kelurahan yang kini masuk dalam skala prioritas paling tinggi.

"Ada Pucangsawit, Semanggi, Mojo. Pokoknya kita cari CSR sebanyak-banyaknya. Ya pokoknya kita kejar semua," terangnya.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved