Bentrok Suporter Persis Solo
Cerita Panpel Soal Bentrok Suporter Persis Solo, Sudah Adu Mulut saat di Tribun Stadion Manahan
Suporter Persis Solo yang bentrok diduga sudah terpancing sejak keberadaan di Tribun Stadion Manahan. Mereka saling adu mulut.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ketua Panpel Stadion Manahan, Ginda Ferachtriawan bercerita kronologi apa yang terjadi di stadion sehingga memicu pengeroyokan di depan Universitas Surakarta (Unsa) pada laga Persis vs Persebaya, Sabtu (1/7/2023).
Waktu itu, ia sedang berada di lobi VIP lalu mendapat laporan terjadi adu mulut di tribun utara dan timur tempat kelompok suporter berkumpul.
"Kebetulan saya sebagai ketua berada di lobi VIP. Dapat laporan dari security officer ada sedikit gesekan di tribun utara dengan tribun timur," jelasnya.
Pelemparan plastik berisi air ditengarai sebagai pemicu keributan terjadi.
Namun pihaknya belum dapat memastikan.
"Saya kurang tahu apa yang dilemparkan. Katanya plastik isi air. Kemungkinan iya (jadi pemicu)," terangnya.
Namun, saat pihaknya melakukan intervensi, massa bisa dikendalikan.
Baca juga: Gibran Minta Pelaku Bentrok Suporter Persis Solo Masuk Blacklist, Tak Boleh Nonton Pertandingan
Ia juga tidak melihat pelemparan air berlanjut.
"Kita masuk jaga jarak mundur. Katanya ada pelemparan. Tapi pada saat saya ke atas saling mengumpat saja," jelasnya.
Pihaknya mengendalikan massa bersama petugas kepolisian.
Sebelumnya petugas kepolisian mengamankan di luar area stadion.
Sebelum kejadian ini menurutnya memang sudah ada perseteruan yang melibatkan kedua kelompok ini.
"Sudah cukup terkondisikan karena dihadirkan kepolisian. Kita sudah melaporkan ke polres. Ada isu antara kedua kelompok itu," tuturnya.
Langkah pengamanan ini menurutnya telah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan PSSI.
Pihak kepolisian bisa masuk ke dalam stadion jika diminta oleh Panpel. Namun ia memastikan tetap dengan cara yang humanis.
"Pemahaman kami seperti itu. Jadi memang polisi berada di luar kecuali Panpel minta tolong. Untuk masuk pun melalui pendekatan yang lebih humanis. Tidak membawa alat gas air mata atau senjata api," jelasnya. (*)
Pesan Kapolres Karanganyar Pasca Bentrok Antar Suporter Persis Solo di Karanganyar |
![]() |
---|
Akhir Bentrok Antar Suporter Persis Solo di Karanganyar : 3 Tersangka Kini Terancam Dipenjara |
![]() |
---|
Aksi FC, Hendak Balas Dendam Korban Bentrok Antar Suporter Persis di Karanganyar, Digagalkan Polisi |
![]() |
---|
TI & DI, 2 Tersangka Bentrok Suporter Persis Solo di Karanganyar : Aniaya Sejoli & Tikam 12 Kali |
![]() |
---|
BREAKING NEWS : 3 Orang Yang Terlibat Bentrok Antar Suporter Persis di Karanganyar Ditangkap |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.