Viral

Aksi Bobby Nasution Minta Begal Di-dor di Tempat : Ditentang Kontras, tapi Didukung Warganya Sendiri

Sebagai bentuk apresiasi, warga Kota Medan mengirimi karangan bunga untuk Bobby Nasution, Senin (17/7/2023).

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA
Menantu Presiden Joko Widodo dan juga Wali Kota Medan Bobby Nasution. 

TRIBUNSOLO.COM - Aksi Wali Kota Medan Bobby Nasution, meminta polisi agar tegas pada pelaku begal dan kejahatan lainnya menuai pro dan kontra.

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) bahkan mendesak agar Walikota Medan Bobby Nasution untuk meminta maaf atas pernyataannya yang meminta polisi menembak mati para pelaku kejahatan begal.

Wakil Koordinator Badan Pekerja Kontras Tioria Pretty dalam keterangan tertulis, Rabu (12/7/2023) mendesak Bobby Naution meralat instruksinya.

Baca juga: Pidato di Depan Kader Gerindra, Prabowo Ungkap Alasan Gabung Pemerintahan Jokowi : Beliau Patriot

"Pertama, Walikota Medan untuk meminta maaf dan menarik pernyataannya," kata Pretty.

Menurut Pretty, pernyataan Bobby merupakan wujud abai terhadap hak asasi manusia dan seolah-olah mendukung kepolisian untuk melakukan tindakan sewenang-wenang.

Padahal, kata Pretty aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, memiliki aturan ketat dalam penggunaan senjata api melalui Peraturan Kapolri (Perkap) No. 1 Tahun 2009, yang diatur tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian.

Sementara itu, warga di Kota Medan saat ini resah karena angka kriminalitas yang tinggi.

Baca juga: Usai Sebut Gibran Anak Ingusan, Panda Nababan Kecewa terhadap Bobby Nasution : Belum Ada Prestasinya

Menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu pun menanggapinya dengan meminta untuk tembak di tempat pelaku begal.

Sebagai bentuk apresiasi, warga Kota Medan mengirimi karangan bunga untuk Bobby Nasution, Senin (17/7/2023).

Karangan bunga yang dikirim ke Kantor Wali Kota Medan itu bertuliskan 'Mendukung Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution yang melindungi nyawa rakyatnya dari begal'.

Karangan bunga bentuk dukungan itu diletakkan tepat di samping tembok pemkot Medan, yang dikirim Ketua Garda Mencegah dan Mengobati (GMDM) Kota Medan Ahmad Rizal.

Baca juga: Dor! Begal Motor di Medan Ditembak Mati Polisi, Tak Lama Setelah Bobby Nasution Beri Pesan Ini

Ahmad Rizal mengatakan karangan bunga tersebut bentuk dukungan kepada Bobby Nasution atas tindakan tegas kepada para Begal yang sudah sangat meresahkan masyarakat.

"Itu bentuk dukungan masyarakat Kota Medan kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution, bahwasanya masyarakat Kota Medan mendukung penuh pernyataan beliau, begal ditembak mati saja," ucapnya.

"Karena memang itu harapan masyarakat Kota Medan," imbuh Ahmad.

Menurut Ahmad, hal itu dilakukan agar terciptanya kenyamanan dan ketentraman Kota Medan.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved