Berita Klaten
Alasan Nama Kampung Siluman di Klaten Dijaga : Biar Orang Yang Datang Tidak Seenaknya Merusak
Sebuah kampung di Kabupaten Klaten kini menyisakan misteri. Kampung tersebut bernama Kampung Siluman.
Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN- Sebuah kampung di Kabupaten Klaten kini menyisakan misteri.
Kampung tersebut bernama Kampung Siluman.
Kampung Siluman berada di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM).
Kampung itu kini sudah tidak lagi ada penghuninya.
Itu bermula dari peristiwa Erupsi Merapi tahun 1930.
Baca juga: Misteri Kampung Siluman Klaten : Kena Erupsi Merapi, Warga Tak Berani Cerita Detail, Takut Pamali
Saat momen itu, Gunung Merapi pernah mengalami letusan dahsyat yang dikenal dengan sebutan Wedhus Gembel.
Letusan ini memakan total korban yang tewas sebanyak 1.370 orang di 13 desa di sekitar Merapi.
Tidak hanya itu, ribuan hewan ternak milik warga juga mati akibat semburan awan panas Merapi.
Para pengungsi dari desa sekitaran Merapi akhirnya mendapat bantuan dari pihak kepolisian dan tentara RI yang mendirikan tempat pengungsian.
Setelah peristiwa tersebut, warga Kampung Siluman kemudian memutuskan meninggalkan kawasan tersebut.
Seperti yang disampaikan Salah satu tokoh Ketua RT 016 Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten, Jenarto atau sering disapa Jack.
"Lalu ada erupsi tahun 1930, kampung tersebut kena. Sehingga ditinggal warga ke Deles, Ngemplak, dan Butuh Kulon," jelasnya, Rabu (26/7/2023).
Baca juga: Peringatan Hari Anak Nasional di Klaten, Wabup Yoga Ajak Semua Elemen Pastikan Perlindungan Anak
Jack mengatakan warga yang dulu sempat tinggal di sana pun tidak berani menceritakan secara detail apa yang terjadi saat itu.
"Kalau warga asal Kampung Siluman sudah banyak yang tidak ada," ucap Jack.
Klaten Segera Punya SLB Negeri, Disdikbud Jateng Sudah Ajukan Permohonan ke Pemerintah Pusat |
![]() |
---|
AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo Resmi Jabat Kapolres Klaten, Gantikan AKBP Warsono |
![]() |
---|
Diterjang Hujan Angin, Tenda Acara dan Papan Baliho di Cawas Klaten Ambruk |
![]() |
---|
Kisah Bocah di Klaten Buang HP ke Sumur, Marah Gegara HP Mati, Damkar Turun Tangan |
![]() |
---|
Susah Payah Damkar Klaten 1 Jam Ambil HP yang Dilempar Anak ke Sumur, saat Diangkat Kondisinya Rusak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.