Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Ibadah Haji 2023

Riwayat Kesehatan Pangat, Jemaah Haji Sukoharjo yang Meninggal Dunia : Sempat 1 Kali Cek Gula Darah

Pangat Karso Pawiro (68) menghembuskan napas terakhirnya setibanya di Indonesia.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/Aji Bramastra
ILUSTRASI : Tim Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia Daerah Kerja Madinah, melepas kloter terakhir jemaah haji Indonesia yang bertolak dari Madinah ke Mekkah, Senin (27/6/2022). Per hari ini, tak ada lagi jemaah haji Indonesia di Madinah. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Pangat Karso Pawiro (68) menghembuskan napas terakhirnya setibanya di Indonesia.

Jemaah haji asal Bendosari, Sukoharjo itu meninggal dunia dalam perjalanan ke RSUD Dr. Moewardi Solo, Selasa (26/7/2023).

Sebelum meninggal jemaah haji itu sempat disuapi roti oleh isterinya, Wagiyem.

Jemaah haji yang tergabung dalam kloter 66 itu, mendarat di Bandara Adi Soemarmo Solo pada pukul 14.41 WIB.

Seluruh jemaah kemudian dibawa ke Asrama haji Donohudan, Ngemplak untuk diserahkan ke petugas daerah.

Baca juga: Jemaah Haji Tiba, Petugas Puskesmas di Sukoharjo Gercep Cek Kesehatan, Periksa Suhu Hingga Jantung

Saat di gedung Musdalifah, jemaah haji itu dalam kondisi baik-baik saja.

Jemaah haji itu juga bisa ke kamar mandi sendirian.

Namun pada pukul 16.10 WIB, haji Pangat kehilangan kesadaran.

Dia pun langsung dibawah ke poliklinik lalu dilarikan ke rumah sakit rujukan.

Menurut Humas, PPIH Embarkasi Solo, Gentur Rachma Indriadi, jemaah haji tersebut sejak awal tak ada masalah kesehatan.

Baca juga: Suapan Roti, Kenangan Terakhir Istri dengan Pangat, Jemaah Haji asal Sukoharjo yang Meninggal Dunia

Bahkan, selama di tanah suci hingga perjalan pulang dalam kondisi baik.

"Riwayat periksa hanya 1 kali selama proses haji," jelas Gentur, kepada TribunSolo.com, Rabu (26/7/2023).

"Jemaah tersebut memeriksa gula darah," tambahnya.

Meski begitu, jemaah haji ini memang memiliki catatan kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan tahap 1, 2 dan 4 jemaah haji tersebut mengalami hipertensi, Squalee of cerbrovascular disease dan diabetes militus.

"Jenazah almarhum telah kami serahkan ke keluarga," pungkasnya.

(*) 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved