Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Mata Lokal Memilih

Gibran Diusulkan Jadi Cawapres Oleh Kepala Bapilu Golkar, Ini Alasannya!

Nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka muncul sebagai bakal calon wakil presiden di tengah partai Golkar.

Tribunsolo.com/Andreas Chris
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming saat ditemui di Balai Kota Solo, Senin (31/7/2023). 

TRIBUNSOLO.COM - Nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi buah bibir usai kembali digadang-gadang bakal diusung sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Usulan itu muncul dari Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Golkar Nusron Wahid belum lama ini.

Dalam sebuah kesempatan, Nusron melontarkan usulan agar partainya mengusung putra sulung Joko Widodo (Jokowi) itu sebagai bacapres dari Golkar.

Bukan tanpa alasan, Nusron menegaskan bahwa pernyataan yang ia ungkap tersebut cukup mendasar sebagai upaya untuk memenangkan suara konstituen muda di tahun depan.

Baca juga: Gibran Bantah Spanduk Dirinya Cawapres Prabowo Adalah Skenario Jokowi : Itu Framing Media

“Yang namanya usulan kan boleh-boleh saja. Sebab, memang Partai Golkar belum mengambil keputusan,” ujar Nusron, Selasa (1/8/2023) dikutip dari Kompas.com.

“Saya mengusulkan agar Mas Gibran dicalonkan menjadi capres atau cawapres,” tambah Nusron.

Meski usulkan nama Gibran ke partai, Nusron mengatakan bahwa keputusan terakhir ada ditangan Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Apalagi pada musyawarah nasional (Munas) Golkar tahun 2019 silam Airlangga telah mendapat mandat untuk menentukan bacapres dan bacawapres yang akan diusung oleh partai berlambang pohon beringin tersebut.

Baca juga: Gibran Tanggapi Kritik WALHI Soal Isu PLTSa Putri Cempo Baru Bisa Balik Modal 25 Tahun Kedepan

“Semua usulan dari manapun pasti akan dipertimbangkan. Namun, keputusan tetap di tangan Ketum Partai Golkar,” urainya.

Di sisi lain Nusron menjelaskan dirinya juga mendapat desakan dari Ketua DPD 1 Golkar untuk menjalin hubungan dengan Prabowo Subianto dan Gerindra.

Dengan kata lain, usulan tersebut diakui Nusron tepat bila Golkar mau menerima pendapatnya terkait mengusung Gibran sebagai cawapres di Pilpres 2024.

“Kalau misal usulan DPD dan usulan saya dijahit dan diramu juga bagus, Prabowo-Gibran. Ini juga ideal. Tapi sekali lagi, ini namanya usulan,” jelas Nusron.

Selain itu, Airlangga Hartarto juga sempat menunjukkan kedekatannya dengan Prabowo setelah PDIP secara resmi mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai bacapres beberapa waktu lalu.

Tetapi akhir-akhir ini, Golkar nampak mesra kembali dengan PDIP, bahkan sepakat membentu tim teknis guna membahas soal format kerja sama politik.

(*)

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved