Viral
Kisah Sedih Ngatinah, Pemulung yang Dihajar Warga karena Dituduh Curi Kue, Hidupnya Memprihatinkan
Perempuan bernama Ngatinah itu ketahuan mencuri kue, alhasil dia dihajar warga.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM - Nasib pilu menimpa seorang wanita paruh baya asal Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Perempuan bernama Ngatinah itu ketahuan mencuri kue, alhasil dia dihajar warga.
Ternyata ada alasan sedih di balik aksi Ngatinah mencuri kue.
Baca juga: Kisah Tugiman Mantan Atlet Kini Pemulung, Minta Seikhlasnya saat Dipertemukan dengan Ganjar Pranowo
Hal itu dilakukannya karena kelaparan, sementara dia punya uang untuk beli makanan.
Selama ini, Ngatinah bekerja sebagai pemulung serta tinggal di gubuk kecil.
Melansir TribunJogja.com, kejadian pengeroyokan itu bermula saat Ngatinah pergi ke Pasar Niten, Kabupaten Bantul pada Minggu (27/8/2023) lalu.
Dirinya saat itu diam-diam mengambil kue yang dijual pedagang pasar bernama Amir.
Apes, aksi Ngatinah ketahuan hingga berujung dirinya jadi bulan-bulanan warga.
Baca juga: Nasib Pemulung yang Jarah Barang Sisa Kebakaran di Sintang, 8 Orang Diamankan Polisi
Beberapa warga pun mengeroyok dan menganiaya Ngatinah.
Aksi pengeroyokan ini terekam kamera dan videonya viral di media sosial.
Tidak lama kemudian aparat jajaran Bhabinkamtibmas Tirtonirmolo bersama Bhabinkamtibmas Tamantirto, tiba di lokasi kejadian.
Petugas berusaha menenangkan warga dan menghentikan aksi main hakim sebdiri.
Amir pun sudah memaafkan Ngatinah dengan tidak menempuh jalur hukum.
Ngatinah dikembalikan ke pihak keluarganya setelah diamankan.
Baca juga: Demi Menangkan Prabowo di Tanah Kelahiran Ganjar, Golkar Karanganyar Koordinasi ke PKB-PAN-Gerindra
Polisi Beri Bantuan
Polres Bantul yang mengetahui insiden yang dialami Ngatinah langsung turun tangan.
Tim dari Polres Bantul mencari tempat tinggal Ngatinah.
Selama ini Ngatinah tinggal di Padukuhan Ngrame, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul.
Instagram @polresbantuldiy membagikan potret rumah milik Ngatinah.
Kondisinya memilukan karena bisa dibilang tidak layak huni.
Rumah beratapkan seng serta dindingnya tertutup spanduk bekas.
"Sempat viral beberapa waktu lalu karena mengutil kue karena kondisi kelaparan, sore ini Polwan Polres Bantul turut memberikan perhatiannya untuk ibu Ngatinah yang kondisi tempat tinggalnya sangat memprihatinkan.
Beberapa waktu lalu ibu Ngatinah akibat perbuatannya mengambil kue karena lapar di Pasar Niten sehingga sempat mengalami kekerasan dari warga sekitar namun hal tersebut dapat kami mediasi dan diselesaikan secara kekeluargaan.
Melihat perkara tersebut, kami terketuk dan mengajak untuk membantu Ibu Ngatinah yang hidup dengan kondisi memprihatinkan sebagai pencari barang bekas.
Semoga selalu diberikan kemudahan rezeki untuk Ibu Ngatinah sekeluarga," tulis @polresbantuldiy.
Kapolres Bantul AKBP Michael R. Risakotta membenarkan jajarannya telah mengunjungi Ngatinah pada Selasa (29/8/2023) kemarin.
Dia menyebut, Ngatinah tinggal hanya berdua dengan suaminya.
Untuk menyambung hidup, keduanya mencari barang-barang bekas.
Polres Bantul yang mengetahui kondisi Ngatinah terdorong untuk membantu.

"Bantuan sembako tersebut juga menjadi bagian kegiatan bakti sosial 'Polwan Peduli dan Berbagi' dalam rangka menyambut Hari Jadi Polwan yang ke-75 tahun 2023," katanya, dikutip dari TribunJogja.com.
Michael dalam kesemaptannya juga menegaskan, dirinya sangat menyangkan kejadian yang menimpa Ngatinah.
Meskipun salah, tidak pantas warga memukuli dan main hakim sendiri.
"Masyarakat tidak mudah tersulut emosi tanpa tahu duduk perkara dan melakukan main hakim sendiri."
"Terlebih dalam kasus ini, Ngatinah tidak bermaksud mencuri dan telah meminta maaf," tandasnya.
(*)
Kisah Haru dan Inspiratif Tukang Sepuh Emas di Solo Kuliahkan 2 Anaknya di ITB, Didatangi Rektor |
![]() |
---|
Sosok Sudewo Bupati Pati Viral Naikkan PBB 250 Persen: Lulusan UNS, Pernah Nyalon Bupati Karanganyar |
![]() |
---|
Viral di Solo, Beredar Unggahan Tanah Nganggur 2 Tahun Bakal Disita Negara, Cek Faktanya |
![]() |
---|
Setelah Terima SK PPPK, Puluhan Guru di Sejumlah Daerah Izin Gugat Cerai Suami, Termasuk di Wonogiri |
![]() |
---|
Viral Oknum Opang Maksa Hentikan Taksi Online, Padahal Ada Penumpang Ibu Gendong Bayi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.