Pemilu 2024
Survei: Di Jawa Barat, Elektabilitas Prabowo Paling Tinggi, Gambarnya Paling Banyak Berseliweran
Prabowo Subianto unggul di Jawa Barat dibanding dua calon presiden lainnya, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Penulis: Tribun Network | Editor: Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM- Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terbarunya.
LSI Denny JA memotret preferensi pemilih warga Jawa Barat terhadap calon presiden, calon wakil presiden, dan partai politik.
Baca juga: Polisi Tetapkan 2 Bocah SMP Kasus Bullying di Cilacap Jadi Tersangka, Terancam Pasal Berlapis
Baca juga: Kecelakaan Maut Karanganyar, Penumpang Motor Yamaha Vega R Tewas Terlindas Bus Laju Prima
Prabowo Subianto unggul di Jawa Barat dibanding dua calon presiden lainnya, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Survei dilakukan dari tanggal 10-19 September 2023, menggunakan metode Multistage Random Sampling dengan jumlah responden standar 440, melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner dengan margin of error 4,8 persen.
Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah mengatakan bahwa berdasarkan hasil survei tersebut, Prabowo masih dominan memimpin elektabilitas dalam simulasi perorangan dengan 46,1 persen.
Di urutan kedua, Anies Baswedan dengan 29,3 persen, disusul Ganjar Pranowo dengan 18,4 persen di urutan ketiga.
Sementara responden yang belum memutuskan, tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 6,2 persen.
"Walaupun ini bukan data baru karena kurang lebih sama dengan data survei sebelumnya bahwa Prabowo Subianto memimpin di elektabilitas nomor satu dengan 46,1 persen sebagai Capres dipilih warga jabar," ucapnya saat konferensi pers di Kota Bandung, Kamis (28/9/2023).
Jika merujuk pada data survei LSI Denny JA satu tahun sebelumnya, yakni Februari 2022, ketiga capres potensial ini memang sama-sama mengalami kenaikan.
Prabowo, naik dari 26,0 persen ke 46,1 persen, Anies dari 17,3 persen ke 29,3 persen, dan Ganjar dari 7,8 persen menjadi 18,4 persen.
Menurut Toto, dari hasil analisis kualitatif, keunggulan Prabowo ini dikarenakan Prabowo pernah ikut bertarung sebagai Capres pada periode sebelumnya dan unggul di wilayah Jabar.
Selain itu, kata Toto, mesin partai Gerindra juga relatif bergerak.
"Ditambah lagi, ada pergerakan Dedi Mulyadi yang cukup massif dan all out mengampanyekan Prabowo dengan serangkaian event budayanya di sejumlah titik di Jawa Barat. Dedi membawa gerbong pemilih dari yang sebelumnya Golkar sekarang mendukung Prabowo yang mendukungnya saat dia sekarang hijrah ke Gerindra," ujarnya.
Sementara naiknya dukungan terhadap dua Capres lainnya dikarenakan masifnya aneka atribut di ruang publik seperti spanduk, banner, dan stiker. Termasuk mulai dikenalnya calon-calon ini lewat aneka platform sosmed.
Tampak dari data survey sumber pengenalan LSI Denny JA, pada dari ketiga capres ini, banyak responden mengenal Prabowo Subianto dari sumber televisi sebesar 80,5 persen dan media sosial sebesar 12,8 persen.
Untuk Anies Baswedan dikenal dari sumber televisi sebesar 80,7 persen dan Media sosial sebesar 15,2 persen. Sedang Ganjar Pranowo dikenal dari sumber televisi sebesar 76,8 persen, dan media sosial sebesar 19,1 persen. (*)
Gibran Menyambut Bergabungnya PKS di Koalisi Pemerintah, Soal PDIP Tunggu Keputusan Prabowo |
![]() |
---|
Gagal Dilantik, Caleg dari PDIP Datangi Kantor KPU Lagi dan Minta Tunda Pelantikan DPRD Karanganyar |
![]() |
---|
Anggota DPRD Boyolali Periode 2024-2029 Dilantik, Susetya Kusuma Jadi Ketua Sementara |
![]() |
---|
Jalan Tarso dan Teguh di Pilkada Wonogiri Jateng Makin Terbuka, Golkar Beri Rekomendasi |
![]() |
---|
Blak-blakan Teguh Prakosa Bicara Soal Koalisi di Solo Jateng: Sebut Masih Cair, Bisa Berubah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.