Pasar Slogohimo Wonogiri Terbakar

Polisi Masih Cari Penyebab Kebakaran Pasar Slogohimo di Wonogiri, Belum Ada Dugaan

Tim gabungan dari Puslabfor, Inafis Polda dan Satreskrim Polres Wonogiri dikerahkan untuk mencari titik terang penyebab kebakaran di pasar itu.

TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Kondisi Pasar Slogohimo di Wonogiri sehari pasca terbakar, Jumat (29/9/2023) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Polisi masih mencari penyebab kebakaran Pasar Slogohimo.

Hingga saat ini apa yang menyebabkan ratusan kios ludes itu masih didalami Polisi.

Kapolres Wonogiri, AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo mengatakan pihaknya juga masih menunggu hasil pemeriksaan tim Polda Jateng.

"Kalau hasilnya belum, kita masih menunggu," ujarnya Minggu (1/10/2023).

Diketahui pada Jumat (29/9/2023) lalu atau sehari setelah kebakaran, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama tim mengecek langsung ke lokasi Pasar Slogohimo.

Tim gabungan dari Puslabfor, Inafis Polda dan Satreskrim Polres Wonogiri dikerahkan untuk mencari titik terang penyebab kebakaran di pasar itu.

Menurut Kasi Humas, berdasarkan informasi yang diterimanya, pengungkapan penyebab kebakaran membutuhkan waktu sekitar satu pekan.

Dugaan penyebab kebakaran sampai saat ini belum ada.

"Kalau dugaannya belum. Kami masih menunggu informasi dari Inafis dan Forensik Polda Jateng," terang Kasi Humas.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterimanya, tim di lapangan juga mengecek kabel listrik yang tersisa di lokasi.

Baca juga: Ratusan Kios dan Los Pedagang di Pasar Slogohimo Wonogiri Ludes Terbakar, Pasar Darurat Disiapkan

Baca juga: Sejarah Pasar Slogohimo Wonogiri yang Terbakar : Ada Sejak 1970-an, Sempat di Pinggir Jalan Raya

Tim di lapangan menemukan kabel yang tersisa di dalam area pasar yang terbakar.

Di bagian lain, pihaknya juga mssih melakukan pengamanan di lokasi kebakaran.

Pengamanan dilakukan oleh Polsek dan Koramil Slogohimo.

Menurut dia, pengamanan itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved