Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Solo

Berpeluang Gantikan Gibran Sebagai Wali Kota, Teguh Prakosa: Regulasinya Jelas

Wakil wali kota Solo Teguh berkesempatan untuk menggantikan Gibran. Dia berbicara soal regulasi.

Tribunsolo.com/Ahmad Syarifudin
Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa saat ditemui di Balai Kota Solo, Senin (9/10/2023) 

Laporan wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto Nugroho

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa ikut menjadi sorotan usai Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ditetapkan sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) pendamping Prabowo Subianto oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Bukan tanpa alasan, karena kursi Wali Kota Solo bakal diduduki oleh Teguh Prakosa bila Gibran undur diri dari jabatan saat ini.

Meski belum diketahui kapan Gibran mengundurkan diri sebagai Wali Kota, Teguh mengaku siap dengan setiap kemungkinan yang ada.

Bertemu dengan awak media di Balai Kota Solo, Teguh mengatakan tidak ada kata tidak siap dengan segala kemungkinan yang ada.

Termasuk kemungkinan dirinya naik jabatan menjadi Wali Kota menggantikan Gibran.

Baca juga: Status Wali Kota Solo Bila Gibran Maju Cawapres : Wawali Teguh Prakosa Bisa Gantikan Gibran

"Tidak ada kata siap tidak siap nggeh, artinya ya itu kan sudah dalam regulasinya jelas," ujar Teguh, Senin (23/10/2023).

Bukan tanpa alasan, Teguh menerangkan dalam setiap regulasi organisasi, tugas Wakil pasti akan menggantikan pimpinan jika berhalangan.

"Pimpinan organisasi manapun kedudukan wakil itu mewakili bila mana pimpinannya itu berhalangan," sambungnya.

Namun demikian, Teguh menerangkan meski ada atau tidak isu Gibran bakal ambil cuti untuk persiapan Pilpres, ia enggan berandai-andai.

Bahkan Teguh menjelaskan bahwa dirinya sebagai Wakil Wali Kota Solo sejak awal dilantik sampai saat ini selalu menunaikan tugas seperti biasanya.

"Nggak sama saja (tidak ada penambahan tugas). Saya tidak ada hari libur dari awal saya masuk di sini, hari liburnya tidak ada. Dan saya jalani sampai hari ini. Dan jadwalnya tidak ada nambah atau kurang, karena kebetulan kosong ya apa akan cari-cari kerjaan, kan ya tidak," urai Teguh.

Sementara itu, saat ditanya kemungkinan Gibran dalam waktu dekat ini mengambil cuti hingga pekerjaan sebagai pemimpin daerah dilimpahkan pada dirinya, Teguh memilih enggan berandai-andai.

"(Cuti Gibran) saya belum tahu, tanyakan pada beliau supaya tidak simpang siur. Karena posisi beliau masih wali kota, jadi jangan berandai-andai sampai pernyataan beliau," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved