Berita Klaten
Mitos Umbul Gedaren di Klaten, Dijaga Ular Gaib, Airnya Dipercaya Beri Kesehatan & Mudahkan Jabatan
Umbul ini dipercaya memiliki khasiat untuk menyembuhkan penyakit alias memberikan kesehatan hingga memberikan posisi/jabatan.
Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Umbul Gedaren di Klaten tidak sekedar menjadi lokasi wisata air saja.
Umbul ini dipercaya memiliki khasiat untuk menyembuhkan penyakit alias memberikan kesehatan hingga memberikan posisi/jabatan.
Ketua RW 08, Gunantoyo mengatakan mitos ini sudah ada sejak dahulu kala dan turun temurun diceritakan.
"Umbul ini cerita orang dulu termasuk umbul yang paling tua di Klaten sini," ujar Gunantoyo, Senin (23/10/2023).
Air umbul ini juga terbilang bagus.
Pasalnya mengandung kadar mineral yang sesuai untuk kesehatan.
"Pernah di cek lab, kadar (mineral) nya bagus," ungkapnya.
Kebanyakan warga hingga wisatawan memanfaatkan Umbul Gedaren untuk pengobatan secara alami dengan cara 'kungkum' atau berendam di dalam air.
Baca juga: 2 Embung Selesai Dibangun, Kini 13 Embung di Sukoharjo Siap Aliri Sawah Petani Selama Musim Kemarau
"Setiap malam pasti (ada orang kungkum)," jelasnya.
Para pengunjung sendiri berasal dari kota-kota sekitar Kabupaten Klaten maupun antar provinsi.
"Orang-orang jauh, dari Yogyakarta, dari Jawa Timur juga banyak yang kesini," tambahnya.
Terakhir kali, ia sempat menemui orang asal Karanganyar yang melakukan kungkum untuk kesehatan.
"Ada orang Karanganyar (sakit), dibawa kesini dibopong habis magrib," ucapnya.
Orang tersebut melakukan kungkum selama setengah jam.
"Diweruhi (lihat) ular besar, kaget langsung sembuh total," ucapnya.
Ya, umbul tersebut diyakini dihuni oleh sejenis makhluk gaib berwujud ular besar.
"Katanya mau kesini lagi (orang Karanganyar), buat syukuran," kata Gunantoyo.
Selain dipercaya memberi kesehatan, umbul juga dimanfaatkan beberapa orang untuk mencari kepangkatan alias jabatan.
Baca juga: Viral Pemuda Berlumuran Darah di Kepala, Jadi Korban Klitih di Simpang Tiga Tegalyoso Klaten
"Diyakini untuk kepangkatan juga, setiap mau bulan pemilihan umbul banyak didatangi. Kemarin saat pemilihan lurah penuh di sini setiap malam," paparnya.
Gunantoyo dan warga sekitar selalu berusaha menjaga kebersihan lingkungan sekitar Umbul.
Bahkan ada tradisi bersih sendang, yang dilakukan setiap memasuki bulan Suro.
"Tanggalnya, antara 15-20 Jawa. Diambil pas Malam Minggu untuk kegiatan wayangan," kata Gunantoyo.
Di sekitar umbul, juga terdapat petilasan pertapaan Pakubuwono X dari Keraton Surakarta.
Untuk menuju Umbul Gedaren, memakan waktu kurang dari 1 jam bila dari kota Solo.
Bisa ditempuh melalui Jalan Solo-Jogja, lalu melewati Terminal Penggung ambil jalan menuju Jatinom.
Setelah tiba di pertigaan Bonyokan, bisa mengambil jalan ke kiri arah Klaten-Ngawen, kurang lebih 1,5 km berada di sisi kanan jalan.
(*)
Klaten Segera Punya SLB Negeri, Disdikbud Jateng Sudah Ajukan Permohonan ke Pemerintah Pusat |
![]() |
---|
AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo Resmi Jabat Kapolres Klaten, Gantikan AKBP Warsono |
![]() |
---|
Diterjang Hujan Angin, Tenda Acara dan Papan Baliho di Cawas Klaten Ambruk |
![]() |
---|
Kisah Bocah di Klaten Buang HP ke Sumur, Marah Gegara HP Mati, Damkar Turun Tangan |
![]() |
---|
Susah Payah Damkar Klaten 1 Jam Ambil HP yang Dilempar Anak ke Sumur, saat Diangkat Kondisinya Rusak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.