Pemilu 2024
Khofifah hingga Kini Masih Tercatat Kader PKB, Jazilul : Pasti Batinnya Dukung Anies-Cak Imin
Sehingga besar harapan PKB jika Khofifah akan mendukung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin).
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM - Petinggi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyebut jika Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, saat masih tercatat sebagai kader pimpinan Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
Sehingga besar harapan PKB jika Khofifah akan mendukung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin).
Menurut Wakil Ketua Umum (Waketum) PKB, Jazilul Fawaid, Khofifah saat ini belum keluar atau mengundurkan diri dari partai tersebut.
Baca juga: Pengamat Sebut Gimik Gemoy Bisa jadi Bumerang Buat Prabowo, Citra Sosok Kuat dan Nasionalis Luntur
Khofifah tercatat sebagai kader PKB sejak 1999 silam.
“Sampai detik ini belum ada pernyataan (Khofifah) keluar dari PKB,” kata Jazilul, kepada wartawan ketika berada di Surabaya, Rabu (29/11/2023).
Jazilul pun masih berharap Khofifah mendukung pasangan calon (paslon) Amin.
Kendati Gubernur Jawa Timur sudah bergabung dalam tim Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Baca juga: Mahfud MD Klaim Dia Menteri Paling Vokal soal Kasus Korupsi, Ungkit Pernah Lawan Jenderal Bintang 3
“Batinnya pasti mendukung (Amin). Menurut hemat saya, yang paling mewakili representasi santri itu Pak Muhaimin dan Pak Anies," jelasnya.
Kendati demikian, PKB tetap menyerahkan pilihan politik ke Khofifah.
Namun, dia memastikan AMIN saat ini yang paling menggambarkan Nahdlatul Ulama (NU).
“Sebagai hak politik pribadi silakan saja (Khofifah mendukung Prabowo-Gibran). Tetapi umat hari ini, yang menjadi representasi umat pasangan Amin,” ucapnya.
“Katakanlah Prabowo-Gibran, visi keumatanya enggak terlihat, track record keumatannya enggak lihat, track record NU-nya enggak kelihatan,” lanjutnya.
Baca juga: Alasan Ganjar Pranowo Kini Tampil Berkumis dan Berjenggot, Sebut Simbol Perlawanan
Jazilul dalam kesempatan sama lantas mengajak seluruh anggota Muslimat dan Nahdliyin untuk memilih Anies-Cak Imin.
Menurutnya, hal itu merupakan pilihan paling masuk akal sebagai seorang NU.
“Ya saya berharap justru para anggota Muslimat, anggota NU, untuk bersikap rasional, waras melihat keadaan, siapa diantara calon ini yang memiliki track record NU,” tutupnya.
(*)
Gibran Menyambut Bergabungnya PKS di Koalisi Pemerintah, Soal PDIP Tunggu Keputusan Prabowo |
![]() |
---|
Gagal Dilantik, Caleg dari PDIP Datangi Kantor KPU Lagi dan Minta Tunda Pelantikan DPRD Karanganyar |
![]() |
---|
Anggota DPRD Boyolali Periode 2024-2029 Dilantik, Susetya Kusuma Jadi Ketua Sementara |
![]() |
---|
Jalan Tarso dan Teguh di Pilkada Wonogiri Jateng Makin Terbuka, Golkar Beri Rekomendasi |
![]() |
---|
Blak-blakan Teguh Prakosa Bicara Soal Koalisi di Solo Jateng: Sebut Masih Cair, Bisa Berubah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.