Temuan Kerangka Manusia di Wonogiri
Kondisi Kerangka Manusia Korban Pembunuhan Berantai di Wonogiri : Satu Remuk Karena Ditumbuk
Dua kerangka manusia yang ditemukan di Desa Semagar, Kecamatan Girimarto, Wonogiri pada Kamis (7/12/2023) memiliki kondisi yang berbeda.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Dua kerangka manusia yang ditemukan di Desa Semagar, Kecamatan Girimarto, Wonogiri pada Kamis (7/12/2023) memiliki kondisi yang berbeda.
Dua kerangka itu, untuk diketahui, memiliki identitas bernama Agung Santosa (47) dan Sunaryo (47).
Agung merupakan warga Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten.
Korban dilaporkan hilang pada 24 November 2021.
Sementara Sunaryo merupakan warga Kelurahan/Kecamatan Jatipurno.
Baca juga: Pengakuan Sarmo, Pembunuh Berantai Wonogiri, 3 Bulan Tidur di Atas Jasad Korban
Korban dilaporkan hilang pada 27 April 2022.
Polisi juga memastikan kedua korban merupakan korban pembunuhan yang dilakukan Sarmo (35), warga Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri.
Kasat Reskrim Polres Wonogiri, Iptu Yahya Dhadiri mengatakan kerangka Sunaryo ditemukan dalam kondisi berantakan.
Sebab Sarmo membakar jasad korban yang sebelumnya sudah dikubur selama tiga bulan.
"Ini sebagian tulang iga bawah dan tulang telapak tangan. Sisanya dibawa ke labfor," jelas dia, Sabtu (9/12/2023).
Sunaryo dihabisi Sarmo dengan menggunakan potas yang dicampurkan dalam es teh yang diminum korban.
Alasannya, Sarmo tidak kuat dengan tekanan dari Sunaryo.
Baca juga: Awal Sarmo, Pelaku Pembunuhan Berantai di Wonogiri, Habisi Agung : Obrolan di Gubug Perkebunan
Keduanya memiliki urusan gadai mobil dimana Sarmo menggadaikan mobil Grandmax ke Sunaryo dengan nilai sebesar Rp 48 juta.
Namun saat sudah jatuh tempo, Sarmo mengaku belum bisa menebusnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Sarmo-pelaku-pembunuhan-berantai-di-wonogiri-2023-2.jpg)