Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Siswa SMP Asal Solo Terseret Ombak

KISAH Ayah Siswa MTs Solo Terseret Ombak Pantai Parangtritis, Salat Tahajud 4 Hari Demi Anak Ketemu

Mardi mengatakan selama empat hari berturut-turut terus melakukan salat tahajud. Dalam doanya, dia meminta agar sang anak segera ditemukan

TribunSolo.com/Anang Maruf
Potret Mardi, ayah dari Faizal korban terseret ombak Parangtritis, Senin (11/12/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Mardi, ayah dari siswa MTs Muhammadiyah Surakarta, Muhammad Faizal Anwar (12) yang meninggal dunia pasca terseret ombak di Pantai Parangtritis, Bantul, bercerita mengenai usahanya demi sang anak ditemukan.

Mardi mengatakan selama empat hari berturut-turut terus melakukan salat tahajud.

Dalam doanya, dia berdoa meminta agar sang anak segera ditemukan oleh tim relawan.

"Alhamdulillah sudah ketemu, saya salat tahajud empat hari itu pengennya hanya ketemu anak saya, walaupun dengan kondisi sudah meninggal," papar Mardi, Senin (11/12/2023). 

Diketahui, Faizal ditemukan di Pantai Depok. 

Dia sebelumnya terseret ombak pantai Parangtritis. 

Baca juga: Pelajar SMP di Lamongan Tewas Terpeleset dan Terjatuh dari Atas Balkon Musala

Setelah itu, ditemukan terseret sejauh 100 meter di Pantai Depok. 

Ayah Faizal, Mardi mengatakan, mendapat kabar ditemukannya jasad Faizal sekira pukul 14.25 WIB. 

"Ditemukan jaraknya 100 meter dari TKP, di pantai Depok," ucap Mardi.

Usai ditemukan, jenazah Faizal dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara yang berada di Yogyakarta.

Faiz nantinya juga disalatkan di Masjid Anni'mah Joyotakan Solo, sebelum di semayamkan. 

"Jenazah direncanakan akan langsung disemayamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim, Polokarto, Sukoharjo," ujarnya.

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved