Apa Saja Manfaat Sunat Bagi Kesehatan Laki-laki? Ini Kata Dokter RS JIH Solo
Ternyata sunat yang dijalani oleh anak laki-laki di bawah usia satu tahun bisa menekan risiko kanker penis dengan sangat minimal.
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Reza Dwi Wijayanti
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto Nugroho
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Khitan atau sunat merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh seorang pria menyangkut alat reproduksi.
Bahkan khitan menjadi proses penting bagi seorang pria untuk bisa menjaga kesehatan alat vitalnya.
Lantas apa saja manfaat sunat bagi pria dari segi kesehatan?
Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Laki-laki Sunat? Ini Penjelasan Dokter RS JIH Solo
Dokter umum di Rumah Sakit Jogja Internasional Hospital (JIH) Kota Solo, dr. Guntur Marganing Adi Nugroho menjelaskan bahwa ada banyak manfaat sunat atau khitan bagi seorang pria.
Sebagai contoh, Guntur menerangkan bahwa sunat yang dijalani oleh anak laki-laki di bawah usia satu tahun bahkan bisa menekan risiko kanker penis dengan sangat minimal.
"Pengaruh signifikan khitan bagi pasien di bawah satu tahun, bisa menurunkan risiko terjadinya kanker penis dibandingkan yang tidak khitan maupun yang khitan di usia di atasnya," ujar Guntur saat dihubungi TribunSolo.com, Kamis (7/12/2023).
Lebih lanjut, Guntur menerangkan bahwa sunat berpengaruh terhadap kesehatan alat reproduksi pria.
Miasalnya, seorang pria yang telah disunat akan membersihkan smegma atau bercak putih yang berada di sela kulup atau kulit ujung penis dengan kepala penis.
"Kalau smegma tidak dibersihkan, bisa mengendap dan bisa menjadi tempat tinggal bakteri. sehingga bisa terjadi peradangan," sambungnya.
Baca juga: Kapan Pengidap Ambeien Harus Dioperasi? Ini Penjelasan Dokter Spesialis RS JIH Solo
Kondisi banyaknya smegma, kata Guntur bisa mengakibatkan situasi yang memprihatinkan bagi kesehatan seorang pria lantaran smegma bisa berujung pada peradangan atau infeksi.
"Peradangan atau infeksi ada macam-macam dari ringan sampai berat. Kalau berat sampai kemerahan atau infeksi saluran kencing. Bahkan ada kasus sampai mengeluarkan darah karena peradangan tersebut," tandas Guntur. (*/adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/RS-JIH-Solo-dr-Guntur.jpg)