Breaking News
Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Wonogiri

Revitalisasi Pasar Slogohimo, Anggaran Rp 50 M, Pemkab Wonogiri Konsultasi ke Pemprov & Pusat

Pembangunan Pasar Slogohimo akan menjadi prioritas dalam pembangunan yang ada di Kabupaten Wonogiri pada 2024. 

Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Pasar Slogohimo di Wonogiri, pasca dilanda kebakaran pada Kamis (28/9/2023) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti 

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Pembangunan Pasar Slogohimo akan menjadi prioritas dalam pembangunan yang ada di Kabupaten Wonogiri pada 2024. 

Pasar tersebut, untuk diketahui, ludes terbakar pada September 2023 lalu. 

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo mengatakan pemerintah kabupaten (pemkab) Wonogiri saat ini telah berkonsultasi dengan pemerintah provinsi Jawa Tengah dan Pusat terkait prioritas pembangunan di Wonogiri pada 2024.

Itu termasuk, pembangunan Pasar Slogohimo.

Baca juga: KONDISI Pedagang Selama Pembangunan Pasar Darurat di Slogohimo Wonogiri: Tetap Jualan, Tapi Menyebar

"Ini sudah kita konsultasikan. Harapan kita ada support anggaran dari provinsi ataupun dari pusat," jelas dia.

"Pasar Slogohimo juga sudah konsultasikan ke pusat dan provinsi," tambahnya.

Jekek, begitu juga dia disapa menyebut anggaran yang diperlukan untuk membangun ulang Pasar Slogohimo cukup besar, sehingga memerlukan support dari provinsi maupun pusat. 

Lalu berapa anggaran yang dibutuhkan untuk membangun Pasar Slogohimo?

Jekek menuturkan minimal butuh Rp 50 miliar untuk pembangunan pasar itu.

Baca juga: Pasar Slogohimo Tak Bisa Dibangun Ulang Tahun Ini: Kemungkinan 2024, Anggaran Sampai Rp50 Miliar

"Minimal di angka Rp 50 miliar, maka untuk upaya revitalisasi perlu anggaran bersumber dari provinsi dan pusat," kata Jekek. 

Jekek menambahkan, desain Pasar Slogohimo hampir sama dengan Pasar Bung Karno di Kecamatan Baturetno, termasuk luas wilayahnya. 

"Luas wilayahnya juga hampir sama, satu hektare lebih," kata dia.

"Maka nanti konsepnya dua lantai, pembagian los, kios ada peruntukannya," imbuhnya.

Jekek memastikan proses pembangunan Pasar Slogohimo bakal melibatkan semua pihak terkait, mulai dari ahli hingga warga pasar sehingga tak ada komplain di kemudian hari dari salah satu pihak. 

"Iya DED-nya begitu, yang tidak terdampak (kebakaran) sekalian direvitalisasi," pungkasnya.

(*) 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved